Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Disdikbud Kaltim Arahkan 20 Persen BOSP untuk Tingkatkan Kapasitas Guru

📅 Jumat, 05 Sep 2025, 20:49 WIB | Oleh: Tim Penulis
Disdikbud Kaltim Arahkan 20 Persen BOSP untuk Tingkatkan Kapasitas Guru Doc: ANTARA
Ket. Kepala bidang SMK Diskdikbud Kaltim Surasa.  

SAMARINDA – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Timur mengarahkan satuan pendidikan agar memanfaatkan alokasi 20 persen dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) untuk penguatan kapasitas guru dan tenaga kependidikan (GTK).

"Pemerintah provinsi hadir dengan memberikan kelonggaran kenaikan BOSP, berharap BOSP itu digunakan untuk kebermanfaatan peserta didik dalam bentuk slot 20 persen untuk peningkatan kapasitas GTK maupun pemenuhan sumber-sumber belajar," ujar Kepala Bidang Sekolah Menengah Kejuruan Disdikbud Kaltim Surasa di Samarinda, Jumat (05/9).

Surasa menegaskan bahwa kebijakan tersebut berakar pada filosofi bahwa nilai inti atau core value dari semua proses pendidikan harus berpusat sepenuhnya pada peserta didik.

"Oleh karena itu, seluruh upaya dalam proses pendidikan di lingkungan sekolah harus bertujuan untuk memberikan kemanfaatan yang sebesar-besarnya bagi para siswa," ungkapnya.

Ia menjelaskan, selain berpusat pada siswa, ruh dari pendekatan pembelajaran mendalam yang didorong pemerintah adalah keterlibatan aktif dari semua pihak terkait.

Kolaborasi yang telah terjalin antara Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM), Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK), serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan disebutnya sebagai contoh bagus dari perwujudan keterlibatan tersebut.

Dia berharap sinergi ini dapat menginspirasi keterlibatan para pemangku kepentingan yang lebih luas, terutama di tingkat satuan pendidikan masing-masing.

Untuk memastikan kualitas implementasi di lapangan, Disdikbud Kaltim juga melibatkan para pengawas SMK yang sebelumnya telah mendapatkan pelatihan khusus dari Balai GTK Kalimantan Timur.

Para pengawas inilah yang kemudian bertugas memfasilitasi dan mendampingi sekolah dalam menerapkan berbagai pendekatan pembelajaran yang inovatif.

Ke depan, pihaknya berharap kegiatan pelatihan yang berorientasi pada praktik seperti On-the-Job Training dapat digelar secara lebih masif di seluruh kabupaten dan kota di Kaltim.

Menurut dia, dukungan dari berbagai pihak akan menjadi kunci utama untuk bisa merealisasikan program pelatihan berskala besar tersebut.

"Kami menekankan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan pendidikan sangat esensial untuk menyelaraskan dan menyukseskan kebijakan pemerintah pusat sekaligus misi Gubernur Kalimantan Timur," ujar Surasa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.