- Home
-
- Luar Negeri
-
- Putin Klaim Kesepakatan de...
Putin Klaim Kesepakatan dengan Trump Buka Jalan Damai di Ukraina
Selasa, 02 Sep 2025, 01:10 WIBTianjin, Tiongkok â Presiden Russia, Vladimir Putin, pada Senin (1/9), mengatakan bahwa "pemahaman" yang ia capai dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, pada pertemuan puncak di Alaska bulan Agustus lalu telah membuka jalan menuju perdamaian di Ukraina. Ia menambahkan akan mendiskusikan hal ini dengan para pemimpin yang menghadiri pertemuan puncak regional di Tiongkok.
Dikutip dari The Straits Times, Kyiv dan sekutu Baratnya menyebut invasi skala penuh Russia ke Ukraina, yang diluncurkan pada Februari 2022, sebagai perang penaklukan untuk mencaplok wilayah. Namun, Russia mengatakan itu adalah operasi militer khusus yang bertujuan untuk mendemiliterisasi dan mendenazifikasi Ukraina.
Putin, Perdana Menteri India Narendra Modi, dan para pemimpin dari Asia Tengah, Timur Tengah, Asia Selatan, dan Asia Tenggara menghadiri forum Organisasi Kerjasama Shanghai di kota Tianjin, yang diselenggarakan oleh Presiden Tiongkok Xi Jinping.
âKami sangat menghargai upaya dan proposal dari Tiongkok dan India yang bertujuan untuk memfasilitasi penyelesaian krisis Ukraina,â kata Putin kepada forum tersebut.
âPemahaman yang dicapai pada pertemuan Russia-AS baru-baru ini di Alaska, saya harap, juga berkontribusi pada tujuan ini.â
Ia mengatakan telah merinci kepada Xi pada 31 Agustus mengenai pencapaian pembicaraannya dengan Trump dan pekerjaan yang "sudah berjalan" untuk menyelesaikan konflik, dan akan memberikan rincian lebih lanjut dalam pertemuan bilateral dengan pemimpin Tiongkok dan lainnya.
âAgar penyelesaian Ukraina berkelanjutan dan jangka panjang, akar penyebab krisis harus ditangani,â tutup Putin.
Putin juga menegaskan kembali bahwa salah satu akar penyebab konflik "terletak pada upaya berkelanjutan oleh Barat untuk membawa Ukraina ke dalam NATO."
Diketahui, Presiden Xi mengundang 22 pemimpin negara dan pemerintahan untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi Shanghai Cooperation Organization (KTT SCO) di Tianjin antara lain Presiden Russia Vladimir Putin, Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi, Presiden Turki Recep Tayyip ErdoÄan, PM Malaysia Anwar Ibrahim dan lainnya. Presiden Prabowo Subianto juga diundang untuk hadir tapi akhirnya membatalkan kehadirannya dan mengutus Menteri Luar Negeri Sugiono.
Redaktur: Andreas Tanjung
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Singapura dan Australia meningkatkan Perlindungan Perdagangan Minyak dan Gas
-
Zelenskiy Kirim Surat Terbuka ke Putin, Usulkan Pertemuan Akhiri Perang
-
Kemenekraf Fasilitasi Klip Video Musisi Jawa Tengah lewat AKTIF Musik
-
Film Animasi “KPop Demon Hunters” Raih Dua Penghargaan di Oscar 2026
-
Makin Genting, AS Diisukan Siapkan Pasukan Darat untuk Serang Iran
-
Warga Perlu Didorong Ramai-ramai Membuat Biopori Guna Kurangi Dampak Banjir
-
Putin Mengisyaratkan Perang Ukraina akan Segera Berakhir dan Siap Bertemu Zelenskyy di Negara Ketiga
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.