Helikopter Berasap Beberapa Meter dan Meledak di Gunung Mandin Kalsel
Selasa, 02 Sep 2025, 16:49 WIBTANAH BUMBU â Warga Kampung Tuyan Desa Gunung Raya, Kecamatan Mentewe, Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, mengungkapkan helikopter tipe BK117 D3 yang hilang kontak di kawasan itu mengeluarkan asap saat terbang rendah beberapa ratus meter hingga meledak dan jatuh di Gunung Mandin, Desa Mandin Damar.
Warga Kampung Tuyan, Panamon dan Rosidi, di Desa Gunung Raya, Tanah Bumbu, Selasa (02/9), mengatakan helikopter itu jatuh pada Senin (1/9) antara pukul 09.00-10.00 WITA.
âSetiap hari kami berladang di sini. Kemarin pun kami melihat saat berladang, helikopternya saat terbang rendah sudah mengeluarkan asap putih dan terdengar bunyi ledakan di Gunung Mandin Damar,â ujar Panamon.
Ia menyebut helikopter yang jatuh itu berwarna hijau kebiruan. Setelah meledak di Gunung Mandin Damar, lalu hilang jejak di lembah yang diapit dua gunung.
âSetelah itu kami sudah tidak lihat lagi, helikopternya sudah hilang,â ungkap Panamon.
Saat ini, Tim SAR gabungan dari SAR Banjarmasin, TNI, Polri, relawan dan masyarakat setempat, melakukan pencarian hari kedua di kawasan itu dengan membagi tim melalui jalur udara dan darat.
Bahkan, Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Aksi Cepat untuk membantu proses pencarian helikopter yang jatuh di kawasan hutan itu.
Pemkab Tanah Bumbu membekali Satgas Aksi Cepat dengan peralatan dan logistik untuk beberapa hari ke depan menyesuaikan status tanggap darurat selama tujuh yang ditetapkan oleh Basarnas Banjarmasin.
Helikopter Tipe BK117 D3 milik Estindo Air yang mengangkut delapan penumpang termasuk pilot, mengalami hilang kontak saat terbang di sekitar Mentewe, Tanah Bumbu, Provinsi Kalsel pada Senin (1/9) sekitar pukul 08.54 WITA.
Helikopter tersebut membawa delapan orang, terdiri atas seorang pilot, seorang engineer, dan enam penumpang, yakni Capt. Haryanto, Eng Hendra, Mark Werren, Yudi Febrian, Andys Rissa Pasulu, Santha Kumar, Claudine Quito, dan Iboy Irfan Rosa.
Helikopter dengan rute penerbangan dari Kotabaru Kalimantan Selatan menuju Palangka Raya, Kalimantan Tengah itu sebelumnya dilaporkan Kantor SAR Banjarmasin diperkirakan jatuh di sekitaran Air Terjun Mandin Damar, Kecamatan Mentewe, Kabupaten Tanah Bumbu.
Helikopter lepas landas dari Bandara Syamsir Alam, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, pada Senin (1/9) sekitar pukul 08.46 WITA dengan perkiraan tiba di Bandara Palangka Raya pukul 10.15 WITA.
Namun, heli tersebut kontak terakhir tercatat pada pukul 08.54 WITA, sebelum pesawat tidak lagi dapat dihubungi AirNav dari Kotabaru, Banjarmasin, Balikpapan maupun Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, dan kemudian laporan hilang kontak diterima pukul 12.02 WITA.
- helikopter hilang kontak
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Kendaraan Arus Mudik di Tol Cipali Semakin Padat
-
Tim SAR: Rimbunnya Hutan Sulitkan Pencarian Helikopter Hilang
-
DKI Jakarta Jadi Teladan Nasional, Raih Penghargaan UHC 2026
-
Basarnas Kerahkan Kekuatan Penuh Cari Heli Jatuh di Hutan kalimantan
-
Hari Kedua, Tim SAR Gabungan Cari Helikopter Milik Estindo Air Hilang Kontak di Tanah Bumbu Kalsel
-
Bupati Tanah Bumbu Bentuk Satgas Cepat Penyelamatan Penumpang Helikopter
-
Polda Kalsel Kerahkan Brimob dan Samapta Cari Helikopter yang Hilang Kontak
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.