Mahasiswa Gelar Aksi 'Indonesia Cemas 2025', BEM SI dan BEM UI Turun ke Jalan Hari Ini

Jumat, 29 Agu 2025, 13:35 WIB

JAKARTA - Aksi unjuk rasa kembali digelar di Ibu Kota pada Jumat, 29 Agustus 2025, melanjutkan demonstrasi sebelumnya yang dilakukan kalangan buruh. Kali ini, giliran mahasiswa yang akan turun ke jalan menyuarakan aspirasi dengan membawa tema besar "Indonesia Cemas 2025".

Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) memastikan keterlibatan mereka dalam aksi hari ini. Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Koordinator Forum Perempuan BEM SI wilayah Jabodetabek dan Banten (BSJB), Fatin Humairo, yang menegaskan mahasiswa siap melanjutkan gelombang protes.

Ket. Foto: — Sumber: Instagram: @bem_si

Fatin menjelaskan bahwa aksi ini merupakan rangkaian lanjutan dari demonstrasi pada 28 Juli lalu. Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan bahwa mahasiswa membawa dua tuntutan tambahan selain dari sembilan poin sebelumnya yang sudah pernah disampaikan.

Dua tuntutan baru yang dibawa BEM SI adalah menolak praktik dwifungsi jabatan serta mendesak pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset. Kedua poin ini menjadi sorotan mahasiswa karena dinilai menyangkut masa depan demokrasi dan pemberantasan korupsi di Indonesia.

Sementara itu, sembilan tuntutan lama yang kembali diangkat dalam aksi kali ini meliputi kaji ulang Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 yang berfokus pada efisiensi belanja negara dan daerah. Selain itu, mahasiswa menuntut transparansi status pembangunan dan pajak rakyat agar tidak membebani masyarakat.

Mereka juga meminta evaluasi besar-besaran program makan bergizi gratis yang dianggap bermasalah dalam implementasinya. Tuntutan lainnya yaitu menolak revisi Undang-Undang Minerba yang dinilai sarat kepentingan, menolak dwifungsi TNI, serta mendesak percepatan pengesahan Undang-Undang Perampasan Aset.

BEM SI juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan secara nasional. Tidak hanya itu, mahasiswa turut menuntut penghentian praktik impunitas serta penuntasan kasus pelanggaran hak asasi manusia (HAM) berat yang selama ini dinilai terabaikan.

BEM SI menargetkan sekitar 500 mahasiswa akan ambil bagian dalam unjuk rasa kali ini. Mereka dijadwalkan memulai aksi setelah salat Jumat dengan titik kumpul di kawasan FX Sudirman sebelum melakukan long march menuju gedung Polda Metro Jaya.

Koordinator Pusat BEM SI, Muzammil Ihsan, menegaskan bahwa massa akan memusatkan aksi pada siang hari.

"Habis salat Jumat titik kumpul di FX Sudirman," ujarnya di Jakarta, Jumat (29/8/2025).

Selain BEM SI, mahasiswa Universitas Indonesia (UI) juga mengeluarkan seruan aksi. Dalam unggahan di media sosial X, BEM UI mengajak seluruh masyarakat Indonesia ikut serta dalam mengawal jalannya perjuangan mahasiswa melalui demonstrasi.

Seruan tersebut disertai barcode bertuliskan BEM UI 2025 serta ajakan agar aksi dimulai pukul 13.00 WIB. Ajakan ini menjadi salah satu bentuk konsolidasi mahasiswa lintas kampus untuk memperluas dukungan publik terhadap agenda demonstrasi.

Dengan adanya aksi gabungan dari BEM SI dan BEM UI, kawasan Jakarta diperkirakan akan kembali dipadati massa aksi. Demonstrasi yang berlangsung di sejumlah titik strategis tersebut menjadi lanjutan dari gelombang penolakan terhadap berbagai kebijakan pemerintah yang dianggap tidak berpihak pada rakyat.

Keikutsertaan mahasiswa dalam aksi ini menegaskan bahwa isu-isu kebangsaan masih menjadi perhatian serius kalangan kampus. Mereka menyuarakan aspirasi agar pemerintah mendengar keresahan publik, terutama terkait kebijakan ekonomi, demokrasi, hingga penegakan hukum di Indonesia.

  • Polda Metro Jaya
  • BEM SI
  • Aksi Demonstrasi

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.