Inovasi Baru dari KAI! Kereta Subuh Khusus Petani dan Pedagang Siap Gerakkan Ekonomi Desa

Senin, 25 Agu 2025, 14:04 WIB

Jakarta – PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus berinovasi untuk menjawab kebutuhan masyarakat. Kali ini, KAI tengah menyiapkan layanan baru berupa kereta khusus untuk petani dan pedagang yang akan mengangkut hasil pertanian serta barang dagangan dari desa ke kota. Langkah ini bukan sekadar soal transportasi, tetapi bentuk nyata komitmen mendorong ekonomi kerakyatan.

Wakil Menteri BUMN, Kartika Wirjoatmodjo yang akrab disapa Tiko mengungkapkan bahwa peluncuran kereta ini akan dilakukan dalam waktu dekat. “Segera kita launching supaya bisa menampung masyarakat yang membawa hasil dagangan dari daerah ke Jakarta,” ujar Tiko saat ditemui Senin (25/8).

Ket. Foto: ilustrasi / KA Wijayakusuma rute Ketapang Banyuwangi-Cilacap — Sumber: Antara Foto

Kereta Khusus Sebelum Subuh: Ramah Jadwal, Ramah Petani

Menariknya, kereta ini akan dioperasikan pada dini hari sebelum subuh, demi menghindari bentrok dengan jadwal kereta reguler. Langkah ini menjadi solusi strategis mengingat padatnya lalu lintas KA penumpang di jalur utama. “Karena jadwal reguler sudah padat, maka akan disiapkan slot pagi sekali,” tambah Tiko.

Kereta ini dirancang khusus oleh KAI dengan konsep ramah angkut. Saat ini, modifikasi dilakukan di UPT Balai Yasa Surabaya Gubeng, sebagai bagian dari pengembangan Kereta Penumpang Kelas Ekonomi (K3) untuk segmen petani-pedagang.

Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, menjelaskan bahwa desain interior kereta telah dimodifikasi sejak Mei 2024. Tempat duduk kini dipasang sejajar di sisi kiri dan kanan, memberikan ruang tengah yang lapang. “Tujuannya agar mudah membawa hasil pertanian, dan mempermudah pergerakan di dalam kereta,” jelasnya.

Solusi Mobilitas dan Ekonomi Inklusif

Program ini mencerminkan pendekatan transportasi yang lebih inklusif, menyasar kelompok masyarakat yang selama ini terbatas aksesnya ke pasar perkotaan. Dengan dukungan dari BUMN, langkah ini diharapkan dapat memangkas biaya logistik petani dan pedagang, mempercepat distribusi, dan memperbesar peluang keuntungan.

Dari sisi lifestyle, inisiatif ini menjadi bukti bahwa transportasi publik kini mulai bergeser tak hanya melayani mobilitas urban, tapi juga menjadi tulang punggung ekonomi desa-kota yang lebih terintegrasi.

  • ekonomi desa
  • KAI kereta khusus petani
  • kereta pedagang desa ke kota
  • KAI inovasi transportasi
  • Kartika Wirjoatmodjo
  • kereta subuh KAI
  • KAI peduli UMKM
  • BUMN dorong petani

Redaktur: Andriani Nuraini

Penulis: Andriani Nuraini

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.