Pemkab Bekasi Data Bangunan Warga yang Rusak Akibat Gempa

Minggu, 24 Agu 2025, 17:27 WIB

KABUPATEN BEKASI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi tengah mendata bangunan rusak milik warga akibat gempa Rabu (20/8) lalu. Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, Sabtu (23/8).

Menurut dia, pendataan dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi.

Ket. Foto: — Sumber: bekasikab.go.id

"Untuk nantinya kita akomodir," kata dia.

Bupati tidak menjelaskan apakah Pemkab akan memberikan bantuan kepada warga yang bangunannya rusak. Laporan BPBD baru satu bangunan yang dinyatakan rusak, yaitu sebuah musala di Kecamatan Bojongmangu.

Sejauh ini daerah yang mengalami dampak paling besar gempa yaitu Kecamatan Bojongmangu. "Kalau Bojongmangu itu dampaknya cukup terasa karena mungkin dataran tinggi," ucap dia.

Gempa bumi berkekuatan M4,7 Rabu lalu terjadi di Bekasi. Gempa tersebut juga dirasakan di wilayah Jabodetabek dan sempat mengganggu perjalanan kereta api lokal (KRL).

Kereta api super cepat Whoosh sempat dihentikan sementara jadwalnya pada Rabu malam. Namun pagi harinya kereta api itu beroperasi kembali dengan normal. ils/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.