Khofifah Ingatkan Warga Sumenep Tak Gunakan Bansos untuk Judol
Minggu, 24 Agu 2025, 17:27 WIBSURABAYA - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengingatkan warga Sumenep untuk tidak menggunakan bantuan sosial untuk judi online (judol) saat menyalurkan bansos dan zakat produktif senilai 24 miliar rupiah kepada masyarakat rentan di kabupaten setempat.
"Tolong bansos yang diterima dipergunakan sebaik mungkin sesuai kebutuhan. Jangan dipergunakan untuk hal-hal yang tidak bermanfaat, apalagi judi online," kata Khofifah dalam keterangan diterima di Surabaya, Minggu (24/8).
Khofifah mengemukakan data Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menunjukkan sekitar 9 ribu penerima manfaat di Jawa Timur terindikasi menggunakan bansos untuk judi online dengan total nilai 53 miliar rupiah.
Karena itu, ia berpesan agar penerima manfaat memanfaatkan bantuan sesuai kebutuhan pokok dan pemberdayaan ekonomi keluarga.
Bantuan yang disalurkan di Sumenep antara lain berupa Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas (ASPD) untuk 106 penerima, alat bantu mobilitas bagi penyandang disabilitas dan lansia, Program Keluarga Harapan (PKH) Plus untuk 2.628 keluarga, bantuan kemiskinan ekstrem untuk 9.262 orang, Bantuan Langsung Tunai (BLT) buruh pabrik rokok, hingga bantuan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Putri Jawara.
Selain itu, turut diberikan bantuan program pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan program Jatim Pemberdayaan Usaha Perempuan (Puspa), bantuan operasional pendamping PKH Plus, tali asih bagi Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan Taruna Siaga Bencana (Tagana), serta bantuan permakanan bagi Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA).
Secara khusus, Khofifah juga menyerahkan santunan dukacita masing-masing 10 juta rupiah kepada 17 keluarga korban meninggal dunia akibat kejadian luar biasa (KLB) campak di Kabupaten Sumenep.
âKami menyampaikan dukacita mendalam kepada bapak-ibu yang putra-puterinya dipanggil Allah SWT karena campak. Ada yang masih usia 10 bulan hingga 2 tahun. Mari bersama-sama kita hadiahkan Al-Fatihah,â ucapnya.
Wakil Bupati Sumenep KH Imam Hasyim menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Menurutnya, Pemkab Sumenep terus berupaya menekan angka kemiskinan ekstrem dengan memperluas akses pendidikan, meningkatkan layanan kesehatan, dan memberdayakan usaha mikro kecil menengah (UMKM).
âCara tersebut diharapkan bisa memutus rantai kemiskinan, menciptakan lapangan kerja melalui investasi, dan pada akhirnya menumbuhkan masyarakat yang sejahtera serta berkeadilan,â katanya. Ant
- bansos cair
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Opik
Berita Terkait:
-
Berikut Cara Cek Desil Bansos Kemensos 2025 Secara Online, Lebih Cepat dan Transparan
-
Digitalisasi SDM Vokasi Digenjot, Tapi Apa Dunia Usaha Sudah Terhubung?
-
Alih Fungsi Lapangan Bola Kedoya Jadi Arena Padel Akhirnya Dibatalkan
-
Indonesia Pasang Target Ambisius soal Transisi Energi Bersih pada 2025, Mampukah?
-
Pagi Ini, Seluruh Bus Transjakarta Masih Dihentikan Sementara
-
Pengamat: Penertiban Kendaraan ODOL Perlu Pendekatan Adil
-
Petani Tembakau Madiun Harus Tunda Tanam Jika Tak Mau Rugi Besar, Ini Alasannya!
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.