9.825 Botol Vaksin untuk Atasi Campak di Sumenep
Kamis, 21 Agu 2025, 23:50 WIBSumenep - Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengirim 9.825 botol vaksin untuk mengatasi kasus campak yang terjadi di Kabupaten Sumenep.
"Pengiriman vaksin ini setelah kami meminta bantuan kepada Pemprov Jatim untuk kegiatan imunisasi massal guna mencegah penyebaran penyakit yang lebih luas," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes-P2KB) Kabupaten Sumenep Achmad Syamsuri di Sumenep, Kamis.
Sebanyak 1.944 kasus campak terjadi di Kabupaten Sumenep sejak Januari hingga 17 Agustus 2025 dengan 12 penderita meninggal dunia.
Akibat lonjakan kasus itu, Dinkes Sumenep telah menetapkan kejadian luar biasa.
"Karena itu, kami langsung meminta bantuan vaksin ke Pemprov Jatim, dan malam ini vaksin tersebut diperkirakan tiba di Sumenep," katanya.
Selain meminta bantuan vaksin, pihaknya juga telah melaporkan kasus itu ke Kementerian Kesehatan.
Berdasarkan hasil pemetaan, lima kecamatan sebagai terbanyak kasus campak di Sumenep kali ini, yakni
Kalianget, Rubaru, Sumenep, Dasuk, dan Saronggi.
Di Kecamatan Kalianget terdata 220 kasus, Rubaru (146), Kota Sumenep (122), Dasuk (115), dan Saronggi (107).
"Khusus di lima kecamatan ini kami memberikan perhatian khusus untuk mencegah penyebaran dengan menggerakkan para kader posyandu di wilayah itu," katanya.
- Campak
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara, Ones
Berita Terkait:
-
Menhub-Gubernur Jatim Lakukan Koordinasi Kesiapan Angkutan Lebaran 2026
-
Mewaspadai Penyakit Campak yang Terus Meningkat di Jember
-
90 Warga Diduga Menderita Campak
-
Bazar Ramadhan Menjadi Ruang Strategis untuk Menggerakkan Ekonomi
-
Menyiagakan Tim untuk Menangani Pohon Tumbang di Kota Surabaya
-
Kasus Campak Meningkat, IDAI Serukan Imunisasi dan Tindakan Pencegahan
-
Pemprov Papua Barat Usul Kewenangan SMA-SMK Ditarik Kembali ke Provinsi, Ini Alasannya
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.