Presiden FIFA Kecam Aksi Rasis di Piala Jerman
Selasa, 19 Agu 2025, 08:43 WIBBERLIN, JERMAN - Presiden FIFA Gianni Infantino mengecam dugaan tindakan rasis yang terjadi dalam dua pertandingan DFB Pokal akhir pekan lalu. Dalam pernyataan resmi yang dirilis padahari Senin (18/8), Infantino menyebut insiden tersebut sebagai hal yang âtidak dapat diterimaâ.
âSaya akan terus mengulanginya. Tidak ada tempat bagi rasisme dalam sepak bola,â tegas Infantino.
Pada hariMinggu, pertandingan antara tuan rumah Lokomotive Leipzig melawan Schalke sempat dihentikan setelah winger tim tamu, Christopher Antwi-Adjei, melaporkan mendapat hinaan bernada rasial dari pendukung tuan rumah. Pihak stadion kemudian membuat pengumuman melalui pengeras suara untuk mengecam tindakan rasis tersebut. Namun setelah laga dilanjutkan, Antwi-Adjei terus mendapatkan cemoohan dari tribun tuan rumah. Pihak Lokomotive Leipzig kemudian menyampaikan permintaan maaf secara resmi.
Dalam laga lainnya di hari yang sama, seorang pemain Kaiserslautern juga mengaku mendapat perlakuan rasis dari salah satu penonton saat menghadapi RSV Eintracht.
Infantino menegaskan bahwa FIFA akan terus memantau kasus-kasus tersebut dan bekerja sama dengan federasi sepak bola Jerman (DFB) dalam memerangi rasis.
Serangkaian insiden di Jerman ini terjadi tak lama setelah winger Bournemouth, Antoine Semenyo, melaporkan tindakan serupa dalam laga pembuka Premier League antara Liverpool vs Bournemouth pada Jumat lalu. Laga tersebut sempat dihentikan setelah Semenyo melaporkan pelecehan bernada rasial dari salah satu penonton. Polisi Merseyside kemudian menangkap seorang pria atas pelanggaran ketertiban publik yang bermuatan rasial.
Melalui media sosial, Semenyo mengatakan bahwa kejadian tersebut akan âmengingatkan dirinya selamanyaâ, tetapi ia menambahkan bahwa reaksi para pemain dan ofisial menunjukkan bahwa âsepak bola menampilkan sisi terbaiknya saat momen penting.â
Infantino, yang juga mengeluarkan pernyataan setelah insiden Semenyo, kembali menegaskan pada Senin bahwa, âTidak bisa diterima aksi rasis kembali terjadi di pertandingan sepak bola untuk kedua kalinya hanya dalam beberapa hari terakhir.â
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
FIFA Tingkatkan Hadiah Piala Dunia 2026 hingga 15 Persen
-
Belanja Bijak, Jangan Panik! Bulog Jamin Minyakita Stabil, Nggak Langka
-
Lanud Sjamsudin Noor Gelar Layanan Kesehatan Gratis dan Bazar Murah untuk Warga Banua
-
Lawan Penuaan Organ Melalui Metode Pemrograman Ulang Sel
-
BBM Nonsubsidi Meroket, Harga Pangan Tetap Aman Terkendali
-
Piala Dunia 2026 Segera Dimulai, FIFA Hadapi Gelombang Kritik di Tengah Euforia Sepak Bola
-
Neuer Cedera Lagi, Bayern Cemas Jelang Final Piala Jerman
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.