Humas PT KAI: Menggunakan Kereta Panoramic Jadi Tren Baru Berwisata
Senin, 18 Agu 2025, 14:55 WIBJAKARTA - Kereta Panoramic mencatat lonjakan jumlah penumpang sepanjang Januari hingga Juli 2025. Layanan besutan PT Kereta Api Indonesia (KAI) yang dikelola KAI Wisata ini tumbuh 51,79 persen dibanding tahun 2024.
Selama tujuh bulan tersebut, Kereta Panoramic melayani 84.374 pelanggan dari 2.634 perjalanan. Pada periode tahun lalu, layanan tersebut hanya mencatat 55.585 pelanggan dengan jumlah perjalanan lebih sedikit.
Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, menilai peningkatan itu sebagai tanda positif. Ia menyebut Kereta Panoramic telah menjelma menjadi tren liburan baru masyarakat.
âPenumpang bisa bepergian dari satu kota ke kota lain sekaligus menikmati keindahan alam Pulau Jawa melalui jendela kaca lebar dan sunroof otomatis. Inilah yang membuat Kereta Panoramic berbeda, unik, dan selalu dirindukan,â ujar Anne, Minggu (17/8).
Kereta Panoramic merupakan kereta pertama di Indonesia yang menawarkan konsep jendela kaca lebar. Layanan ini berasal dari modifikasi kereta eksekutif dengan kapasitas 38 kursi serta fasilitas premium.
Berbagai fasilitas disediakan, mulai sajian makanan, hiburan film, WiFi gratis, hingga layanan personal. Semua dirancang untuk memberikan pengalaman perjalanan lebih nyaman dan meninggalkan kesan mendalam.
Saat ini, Kereta Panoramic tersedia di rute populer seperti KA Argo Wilis dan KA Turangga. Layanan ini juga hadir di KA Argo Parahyangan, KA Pangandaran, dan KA Papandayan.
Pilihan rute tersebut memudahkan penumpang menikmati wisata alam, kuliner, maupun budaya di kota-kota tujuan. Selain transportasi, perjalanan menjadi bagian penting dari pengalaman liburan masyarakat.
âHamparan sawah, pegunungan, hingga perkampungan khas jalur selatan Jawa tersaji bagaikan lukisan hidup di balik jendela kaca lebar Panoramic. Banyak pelanggan menjadikan momen tersebut sebagai bagian penting dari cerita liburan mereka,â kata Anne.
Peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan tema âBersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Majuâ turut memberi makna khusus. Pelanggan dapat menikmati bentang alam sekaligus kehidupan masyarakat dari balik kaca lebar Panoramic.
âPerjalanan ini menjadi simbol persatuan, di mana masyarakat dari berbagai latar belakang duduk berdampingan menikmati pemandangan yang sama. Selain memberikan pengalaman berkesan, hadirnya Kereta Panoramic juga ikut menggeliatkan sektor pariwisata dan perekonomian lokal di kota-kota tujuan,â kata Anne. ils/I-1
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Tiket Kereta dari Tanah Abang ke Merak Cuma Rp11.000, Ekonomis dan Nyaman Menuju Gerbang Pulau Sumatra
-
KAI Percepat Proyek Peron Baru Stasiun Bogor untuk KRL 12 Rangkaian
-
SPKAI: Kecelakaan di Bekasi Timur Jadi Momentum Evaluasi Total Sistem Perkeretaapian Nasional
-
Temuan Benda Mirip Torpedo di Gili Trawangan: Tim Gegana Pastikan Steril Bahan Peledak
-
Warga Jakbar Merapat, Urus Sertifikat Tanah Kini Gratis dan Gak Pake Ribet Lewat Layanan "Cantik"
-
Lahan KAI di Kiaracondong Bandung Bakal Disulap Jadi Hunian Vertikal TOD untuk MBR
-
Perlu Mitigasi Kebijakan Moneter dan Jasa Keuangan untuk Antisipasi “Worst Scenario”
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.