Mendikbudristek: Semangat Kemerdekaan Harus Dorong Kampus RI Lebih Maju dan Inovatif

Minggu, 17 Agu 2025, 16:45 WIB

Jakarta - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto mengangkat semangat kemerdekaan sebagai komitmen dalam menerjemahkan semangat kemerdekaan ke dalam kerja nyata di bidang pendidikan tinggi, sains, dan teknologi di Indonesia.

"Kami berkomitmen menghadirkan pendidikan tinggi yang inklusif dan berkualitas, membentuk generasi muda yang tidak hanya cakap secara akademis, tetapi juga berjiwa patriot, adaptif, dan solutif," kata Mendiktisaintek melalui keterangan di Jakarta, Minggu (17/8).

Ket. Foto: Kegiatan upacara bendera dalam memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar oleh Kemdiktisaintek, Kemendikdasmen, dan Kemenbud di Jakarta, Minggu (17/8). — Sumber: Antara

 Brian menekankan momentum Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia merupakan ajang mengobarkan keberanian untuk berdiri di atas kaki sendiri dalam ilmu pengetahuan, sains dan teknologi.

"Hari ini, kita tidak hanya memperingati kemerdekaan, tetapi meneguhkan langkah untuk bersatu lebih erat, berdaulat dalam karya, menyejahterakan masyarakat, dan bersama mewujudkan Indonesia yang benar-benar maju," ujarnya.

Brian menegaskan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) membawa semangat ini melalui kebijakan "Diktisaintek Berdampak", sebagai upaya memastikan bahwa perguruan tinggi tidak hanya menghasilkan lulusan, riset tidak berhenti di laboratorium, melainkan menjelma menjadi solusi nyata bagi masyarakat, industri, dan bangsa.

Sejalan dengan arah pembangunan nasional, Ia menegaskan pihaknya mengintegrasikan program-program prioritas dengan Astacita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang menjadi fondasi APBN 2026.

Brian menekankan anggaran pendidikan tinggi dan riset berfokus pada ketahanan pangan, energi terbarukan, kesehatan, pendidikan, hingga pertahanan, yang sepenuhnya sejalan dengan inisiatif hilirisasi riset yang tengah dikembangkan Kemdiktisaintek.

Ia menekankan bahwa semangat merah putih harus hadir dalam setiap riset, setiap ruang kuliah, dan setiap pengabdian masyarakat.

"Kolaborasi pemerintah, akademisi, industri, dan masyarakat terus diperkuat agar inovasi tidak hanya inklusif, tetapi juga mampu menjawab tantangan global," ucapnya.

Redaktur: Andreas Tanjung

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.