Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gubernur Sumsel: Pakaian Adat pada Upacara HUT RI Jadi Benteng Kebudayaan

📅 Minggu, 17 Agu 2025, 11:38 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gubernur Sumsel: Pakaian Adat pada Upacara HUT RI Jadi Benteng Kebudayaan Doc: ANTARA
Ket. Gubernur Sumsel Herman Deru (kiri) Istri Gubernur Sumsel Feby Herman Deru (tengah) mengenakan pakaian adat Musi Banyuasin (Muba) pada upacara HUT RI ke-80, di Palembang, Minggu (17/8/2025).

PALEMBANG – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru menyebutkan penggunaan pakaian adat pada upacara peringatan HUT ke-80 RI itu merupakan benteng terhadap kebudayaan lokal.

Herman Deru usai upacara peringatan HUT RI, di Palembang, Minggu (17/8), mengatakan dalam upacara peringatan HUT RI ke-80 itu diwajibkan baik istri maupun penjabat jajaran Forkompimda Sumsel itu menggunakan pakaian adat asal Sumsel. Sebab, penggunaan pakaian adat Sumsel itu merupakan benteng terhadap kebudayaan daerah.

"Penggunaan pakaian ini merupakan benteng terhadap kebudayaan daerah. Kita harus bangga karena pakaian adat yang dipakai dalam upacara HUT RI ini sebagai warisan leluhur kita," kata dia.

Pada upacara peringatan HUT RI, Gubernur Sumsel Herman Deru bertindak sebagai Inspektur Upacara yang dimulai dengan pengibaran sang saka merah putih oleh pasukan pengibar bendera.

Dilanjutkan dengan pembacaan teks Undang-Undang Dasar 1945 oleh Ketua DPRD Provinsi Sumsel Andie Dinialdie. Adapun yang bertindak selaku Komandan Upacara AKBP Irfan Abdul Gofar yang juga Danyon A. Pelopor Satbrimob Polda Sumsel.

Dalam upacara itu terlihat baik istri maupun pejabat wanita diwajibkan mengenakan pakaian adat bernuansa dari kabupaten dan kota di Sumsel. Seperti Istri Gubernur Sumsel Feby Herman Deru mengenakan pakaian adat dari Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) yang menarik perhatian.

Pakaian yang dikenakan itu baju kurung panjang berbahan beludru berwarna merah yang juga dipadukan dengan kain songket dan hiasan kepala berbentuk bundar berwarna kuning yang terlihat unik.

Feby Herman Deru mengatakan alasan untuk mengenakan pakaian adat Musi Banyuasin itu karena desain yang bagus sekaligus memperkenalkan pakaian-pakaian adat unik asal Sumsel.

"Tadinya mau pakai pakaian adat Empat Lawang, akan tetapi pakaian Muba ini ada ciri khas, jadi pakai Muba," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
Luar Negeri
Pilpres Kolombia Diinterven...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.