Kementerian Ekraf Perkuat Hilirisasi Produk Kreatif Bersama Asephi
Kamis, 14 Agu 2025, 18:31 WIBJAKARTA - Kementerian Ekonomi Kreatif (Ekraf) turut memperkuat hilirisasi produk-produk kreatif melalui kolaborasi strategis dengan Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (Asephi).
Menteri Ekraf Teuku Riefky Harsya usai menerima kunjungan Asephi di Jakarta, Rabu (12/8) mengatakan bahwa upaya hilirisasi produk dilakukan melalui agenda Inacraft Volume 4: Youthpreneur 2025.
âTantangan-tantangan dari ekosistem ekonomi kreatif kita urai dengan pendekatan kolaborasi. Tadinya furnitur asing jadi furnitur lokal, lalu fesyen asing jadi fesyen lokal. Itu semua jadi hilirisasi,â kata Teuku Riefky dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis (13/8).
Menteri Ekraf mengatakan Inacraft 2025 bisa menjadi ruang menyosialisasikan pendaftaran kekayaan intelektual bagi komoditas lokal agar mampu bersaing di pasar internasional.
Menteri Ekraf menekankan pentingnya pemahaman mengenai Protokol Madrid, sistem pendaftaran merek dagang internasional yang dikelola oleh World Intellectual Property Organization (WIPO), dan tertuang dalam MoU Kementerian Ekraf dengan WIPO yang ditandatangani pada Agustus 2025.
âDengan bantuan dukungan dari WIPO, mungkin kami bisa membuka stan di Inacraft untuk sosialisasi terkait pendaftaran kekayaan intelektual untuk produk ekspor,â jelas Menteri Ekraf.
Asephi adalah organisasi yang mewadahi para perajin dan pengusaha kerajinan di Indonesia dengan tujuan mendorong promosi, pengembangan, dan peningkatan daya saing produk kerajinan lokal di pasar domestik maupun internasional.
Pada kesempatan tersebut, Ketua Umum Asephi, Muchsin Ridjan menyampaikan apresiasinya atas dukungan Kementerian Ekraf terhadap penyelenggaraan Inacraft sebelumnya dan yang akan datang.
âKami ingin menyampaikan terima kasih atas kehadiran Bapak Menteri sebagai bentuk dukungan di acara tersebut, kami berharap Inacraft vol. 4 ini kami dapat berkolaborasi untuk meningkatkan dampak dari acara ini,â ujar Muchsin.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua I Asephi, Hatman menyoroti pentingnya peran pemerintah dalam penguatan ekosistem ekonomi kreatif.
âKementerian Ekraf memiliki irisan yang banyak sekali dengan Aasephi, terutama di Inacraft. Kita hampir 70 persennya menjual produk fesyen, lalu kemudian ada kuliner dan kriya juga. Jadi, kami berharap Kementerian Ekraf bisa berkontribusi di sini,â ungkap Hatman.
Inacraft digagas oleh Asephi sebagai ajang pameran bergengsi di Indonesia berskala internasional yang mempromosikan produk kerajinan sekaligus memberdayakan generasi muda pelaku usaha kreatif.
Asephi bekerja sama dengan Mediatama Event untuk menyelenggarakan acara ini.
Setelah sukses menggelar Inacraft 2025 pada Februari lalu, Asephi kembali menghadirkan Inacraft on October 2025 Vol. 4 pada 1â5 Oktober 2025 di Jakarta International Convention Center. Mengusung tema âCraft, Culture and Futureâ.
Pameran ini menghadirkan ruang kolaborasi dan inovasi yang menekankan pelestarian budaya melalui karya kreatif serta mendorong keterlibatan generasi muda lewat konsep âYouthpreneurs dan Ekspor". Ant
- Ekonomi Kreatif
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Opik
Berita Terkait:
-
Strategi Pemprov DKI Jakarta Aktivasi Taman Ismail Marzuki sebagai Pusat Ekonomi Kreatif
-
Bukittinggi Siap Hadapi Lonjakan Wisatawan, Rekayasa Lalu Lintas Diberlakukan
-
Warga Belgia Korban Kecelakaan di Jalur Pendaki Gunung Rinjani Berhasil Dievakuasi
-
Hari Film Nasional: JYFF 2026 Perkuat Peran Generasi Muda dalam Industri Kreatif Jakarta
-
Pilihan Favorit Liburan Keluarga, 40 Ribu Orang Kunjungi Kebun Binatang Surabaya
-
Sebanyak 79% Pemudik Telah Kembali dari Sumatera
-
Produk Fesyen Indonesia Catat Potensi Transaksi Rp17 Miliar di Jepang
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.