Kekeringan di Inggris Dinyatakan sebagai Insiden Nasional

Kamis, 14 Agu 2025, 01:00 WIB

London - Kekurangan air yang sedang terjadi di Inggris telah dinyatakan sebagai insiden nasional yang signifikan, ungkap Badan Lingkungan Hidup (Environment Agency) Inggris pada Selasa (12/8).

Lima wilayah secara resmi dinyatakan mengalami kekeringan, sementara enam wilayah lainnya sedang menghadapi kondisi kering berkepanjangan setelah mengalami periode enam bulan (hingga Juli) paling kering sejak 1976. Meskipun cuaca tidak menentu pada Juli lalu, banyak aliran sungai dan level air waduk terus menurun sejak Juni.

Ket. Foto: Cuaca Ekstrem - Krisis Air Bersih — Sumber: istimewa

Seperti dikutip dari Antara, data resmi menunjukkan bahwa cadangan air di waduk turun 2 persen pada pekan lalu hingga mencapai rata-rata 67,7 persen dari kapasitas penuh, dibandingkan dengan 80,5 persen pada pekan pertama Agustus dan 75,6 persen pada bulan lalu.

Para ahli memperingatkan soal dampak-dampak serius, termasuk penurunan hasil panen dan pakan ternak, kerusakan lahan basah dan habitat sungai, serta peningkatan kebakaran hutan.

Serikat Petani Nasional (National Farmers' Union) Inggris mengatakan kekurangan air telah mengganggu musim tanam tahun ini, sementara Badan Lingkungan Hidup Inggris menyebut bahwa Juli merupakan bulan terpanas kelima dalam catatan sejarah negara itu, meskipun terjadi hujan badai di beberapa daerah.

Agustus dimulai dengan kondisi yang lebih kering dan gelombang panas keempat di musim panas ini, yang semakin memberikan tekanan pada pasokan air dan rute navigasi.

Menurut badan meteorologi Inggris, Met Office, tekanan udara tinggi dan aliran udara selatan diperkirakan akan menyebabkan kenaikan suhu di sebagian besar wilayah Inggris dan Wales pada awal pekan ini. Para ahli juga memperingatkan tentang risiko kesehatan terkait panas, seperti sengatan panas (heatstroke), dehidrasi, dan masalah pernapasan.

"Situasi saat ini memiliki dampak signifikan secara nasional, dan kami menyerukan kepada semua pihak untuk memainkan peran mereka serta membantu mengurangi tekanan pada lingkungan air kita," ujar Helen Wakeham, direktur urusan air di Badan Lingkungan Hidup Inggris sekaligus ketua National Drought Group.

Pada Juni lalu, Badan Lingkungan Hidup Inggris memperingatkan bahwa tanpa langkah-langkah konservasi yang mendesak, pasokan air bagi warga Inggris dapat menghadapi defisit harian sebesar 5 miliar liter per 2055, dengan defisit tambahan sebesar 1 miliar liter untuk kebutuhan ekonomi yang lebih luas.

Redaktur: Andreas Tanjung

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

Apakah Rambut Botak Bisa Tumbuh Lagi? Kenali Tandanya

Sukhoi TNI AU Tergelincir di Lanud Hasanuddin Hingga Area Rumput Dekat Jalan Makassar-Maros

LRT Jakarta Pasang Tarif Promo Rp5.000! Rute Velodrome-Manggarai Siap Diresmikan

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

KPK Tekankan Pentingnya Penguatan Integritas Kampus usai OTT di Unsoed

Kemenbud Fokus Pulihkan Warisan Budaya dari Desa Adat Sade Pasca Kebakaran 

Ada Apa dengan Rekening Dana Aliansi Masyarakat Pati Bersatu? Polda Metro Jaya Jelaskan

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Parkir Rp60.000 per Jam Bikin Geger, Ini Respons Pramono

Udara Jakarta Terancam Polusi, Pramono Minta Masyarakat Hentikan Kebiasaan Bakar Sampah

Karhutla Makin Serius! Kemenhub Terbitkan 35 Izin Pesawat Asing Bantu Atasi Kebakaran

Bukan Sekadar Diskon! Subsidi Motor Listrik Disebut Bisa Pacu Industri Nasional

Gerak Cepat Atasi Karhutla! Operasi Modifikasi Cuaca Berlanjut, BMKG Kini Bergerak ke Berau

Nasib 193 Pedagang Ikan Kramat Jati Terungkap, Bakal Dipindah ke Lokbin

Bukan Sekadar Kebakaran! Presiden Minta Usut Dugaan Koneksi Pembakar Lahan dan Korporasi

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.