• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Direktur Pengembangan Bisn...

Direktur Pengembangan Bisnis Istiqlal, Dampingi Diplomasi Lintas Budaya Menteri Urusan Multikultural Australia

Kamis, 14 Agu 2025, 18:30 WIB

JAKARTA– Peran perempuan muslim Indonesia kembali mendapat sorotan positif di kancah internasional. Pada Senin, tanggal 4 Agustus 2025, tokoh muslimah Indonesia, Deva Rachman, mendampingi kunjungan resmi Menteri Pembangunan Internasional, Usaha Kecil, dan Urusan Multikultural Australia, Dr. Anne Aly MP., dalam rangkaian kegiatan diplomasi lintas budaya di Masjid Istiqlal, Jakarta.

Kehadiran tokoh muslimah Indonesia dalam forum ini menjadi simbol nyata bahwa perempuan Indonesia memiliki kapasitas dan posisi strategis dalam memperkuat hubungan bilateral, membangun jembatan antarbangsa, sekaligus menjadi teladan diplomasi berbasis nilai-nilai Islam yang moderat dan inklusif.

Ket. Foto: Direktur Pengembangan Bisnis Istiqlal Deva Rachmanmendampingi menteri muslimah pertama Australia Anne Aly MP di Masjid Istiqlal Jakarta. Kunjungan ini diharapkan menjadi jembatan antarbangsa, dan menjadi teladan diplomasi berbasis nilai-nilai Islam. — Sumber: Istimewa

Menurut Dr. Anne Aly MP, Masjid Istiqlal bukan hanya menjadi rumah ibadah, tetapi juga pusat dialog antaragama dan budaya. Berada di tempat ini bersama para muslimah Indonesia menurutnya menjadi jembatan persahabatan kedua negara.

”Berada di sini bersama rekan muslimah Indonesia menegaskan bahwa perempuan memiliki peran penting dalam membangun jembatan persahabatan antara Australia dan Indonesia,” ungkapnya melalui keterangannya pada hari Kamis (14/8).

Kunjungan Dr. Anne Aly yang juga seorang muslimah dan menteri di pemerintahan Australia diwarnai interaksi hangat dan pertukaran gagasan mengenai pembangunan, kewirausahaan, serta multikulturalisme.

Kedua tokoh perempuan ini memperlihatkan bagaimana nilai keberagaman dapat menjadi kekuatan diplomasi, terutama ketika diwakili oleh sosok-sosok yang menginspirasi dari komunitas muslim dunia.

“Pendampingan kami dalam kunjungan Dr. Anne Aly bukan sekadar agenda seremonial, tetapi momentum penting untuk menunjukkan bahwa muslimah Indonesia memiliki kapasitas dan peran strategis di panggung diplomasi global. Kehadiran dua tokoh perempuan muslim di ruang yang sarat nilai toleransi ini menjadi pesan kuat bahwa keberagaman adalah kekuatan, dan kerja sama antarbangsa dapat dibangun di atas rasa saling menghormati,” ungkap Deva yang juga Direktur Pengambangan Bisnis Istiqlal.

Kunjungan ini disampaikan Deva bukan sekadar agenda resmi, tetapi juga cerminan kemajuan peran muslimah dalam membangun kerja sama internasional. Dari Jakarta, pesan persatuan, toleransi, dan pemberdayaan perempuan bergema hingga kancah global membawa nama Indonesia sebagai contoh keberhasilan sinergi antara diplomasi, agama, dan keberagaman.

Pada kesempatan itu Dr. Anne Aly, didampingi Duta Besar Australia untuk Indonesia, Rod Brazier, menyerahkan koleksi buku Australia sebagai dukungan terhadap Australian Reading Corner di Perpustakaan Masjid Istiqlal. Ini merupakan bagian dari inisiatif memperkuat hubungan antaragama serta meningkatkan pemahaman lintas budaya.

Ia juga berinteraksi langsung dengan pelajar madrasah, disertai momen kebersamaan memainkan bedug, menegaskan bahwa tradisi dan modernitas dapat berjalan seiring dalam membangun citra positif umat muslim di mata dunia. Tidak lupa juga rombongan mengunjungi Terowongan Silaturahmi yang menghubungkan Masjid Istiqlal dengan Gereja Katedral Jakarta, sebagai simbol keharmonisan antar komunitas agama.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Haryo Brono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.