PT KAI Minta Masyarakat Cianjur Tidak Beraktivitas di Jalur Kereta
Rabu, 15 Jul 2026, 16:30 WIBCIANJUR -- PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi (Daop) 2 Jawa Barat, meminta masyarakat tidak beraktivitas atau berada di kawasan jalur rel kereta api untuk menghindari peristiwa tertabrak kereta, seperti yang menimpa warga di Desa Kertasari, Kecamatan Haurwangi-Cianjur.
Manajer Humas Daop 2 Bandung Kuswardoyo saat dihubungi, Selasa, mengatakan seorang warga bernama Sopandi (52) tertabrak kereta saat berjalan membelakangi KA Siliwangi yang hendak melintas pada Senin (14/7). Korban diduga tidak mendengar peluit kereta api yang telah berulang kali dibunyikan masinis.
"Kami akan meningkatkan sosialisasi agar dipatuhi masyarakat yang tinggal di sepanjang jalur kereta guna menghindari hal yang tidak diinginkan termasuk meningkatkan kewaspadaan saat melintas di jalur sebidang tanpa palang pintu," kata Kuswardoyo.
"Saat kejadian korban berjalan membelakangi yang kereta sedang melaju, peluit yang dibunyikan masinis berkali-kali tidak membuat korban menepi atau menghindar hingga akhirnya tertemper," katanya.
Sementara itu, Kepala Unit Kecelakaan Lalu Lintas (Kanit Lantas) Polsek Bojongpicung Aipda Teddy Firmansyah, mengatakan Sopandi yang merupakan warga Kampung Kondang, Desa Kertasari, Kecamatan Haurwangi, tewas tertabrak KA Siliwangi relasi Cipatat-Cianjur-Sukabumi saat hendak memperbaiki saluran pipa air di sekitaran rel.
Korban berjalan menyusuri rel untuk memastikan pipa yang hendak diperbaiki, namun tidak menyadari ada kereta api yang melaju di belakangnya atau dari arah Cipatat menuju Cianjur, hingga akhirnya tertabrak kereta dan terpental sejauh 10 meter.
"Korban hendak memperbaiki pipa air yang terletak bersebelahan dengan jalur kereta, saat bersamaan KA Siliwangi hendak melintas dari arah berlawanan, diduga korban tidak menyadari kedatangan kereta yang sempat membunyikan peluit panjang," katanya.
Jasad korban sempat dibawa ke puskesmas setempat untuk dilakukan visum sebelum diserahkan ke pihak keluarga. Sopandi kemudian dimakamkan tidak jauh dari tempat tinggalnya di Kampung Kondang.
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Antara, Sujar
Berita Terkait:
-
Kemenhaj Tuntaskan Pemberangkatan Gelombang Pertama Embarkasi Padang
-
Tinggi Gelombang Bisa Mencapai Empat Meter di Perairan Talaud
-
Temuan Benda Mirip Torpedo di Gili Trawangan: Tim Gegana Pastikan Steril Bahan Peledak
-
BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat di Kaltim Minggu hingga Selasa 22-24 Februari
-
Semangat Idul Adha 2026 Dorong Penguatan Kesejahteraan Sosial.
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.