Perumda Dharma Jaya Berkomitmen Wujudkan Ketahanan Pangan dan Penyediaan Protein Hewani di DKI Jakarta

Senin, 11 Agu 2025, 15:45 WIB

JAKARTA - Perumda Dharma Jaya berkomitmen untuk terus memperkuat profesionalisme sebagai perusahaan pangan daerah Provinsi DKI Jakarta dalam upaya mewujudkan ketahanan pangan dan kemandirian penyediaan protein hewani. Komitmen ini juga sebagai bentuk dukungan transformasi Jakarta menjadi kota global berkelanjutan.

Hal ini sejalan dengan arahan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, yang menekankan profesionalisme dalam pengelolaan perusahaan yang tersistem dengan baik di setiap BUMD Jakarta.

Ket. Foto: — Sumber: Istimewa

Direktur Utama Perumda Dharma Jaya, Raditya Endra Budiman, mengatakan profesionalisme dalam mengelola BUMD merupakan sebuah langkah strategis untuk memperkuat tata kelola perusahaan.

Untuk itu, Dharma Jaya hadir dalam penandatanganan pakta integritas dan Key Performance Indicator (KPI) BUMD 2025 yang dihadiri Gubernur DKI Pramono Anung di Balai Kota DKI Jakarta, beberapa waktu lalu.

“Ini menegaskan komitmen kami pada transparansi, akutabilitas dan pencapaian target yang jelas. Kami berupaya mewujudkan BUMD yang bersih, kompeten dan berorientasi hasil untuk kesejahteraan warga Jakarta,” ujar dia, Senin (11/8).

Ia menyampaikan, Perumda Dharma Jaya bertransformasi memperkuat peran strategisnya sebagai perusahaan pangan daerah, tidak hanya dalam kuantitas pasokan, tetapi juga aksesibilitas, keterjangkauan, dan keberlanjutan distribusi protein hewani bagi masyarakat Jakarta.

Untuk itu, sambung dia, Dharma Jaya menjalankan berbagai langkah strategis baik dari penerapan tata kelola perusahaan, pemanfaatan aset untuk ekspansi jaringan industri, hingga penguatan SDM yang profesional, adaptif terhadap teknologi, dan berorientasi pada kepuasan pelanggan.

Ada tiga pilar strategis yang disiapkan Perumda Dharma Jaya. Pertama, ketersediaan pasokan. Hal ini untuk menjamin ketersediaan pangan protein hewani, terutama daging sapi dan ayam, melalui kemitraan dengan peternak nasional dan impor strategis dari Australia.

Kedua, keterjangkauan Harga. Ini dilakukan melalui program pangan murah bersubsidi, selain itu juga dengan melalukan bazar murah.

Ketiga, perluasan jaringan distribusi baik melalui meat shop, hub channel, pasar tradisional, serta platform e-commerce, dilengkapi armada pendingin dan mobil khusus bazar. Hal ini untuk memastikan kelancaran distribusi pasokan pangan.

"Kami terus menjaga harga tetap terjangkau bagi masyarakat di Jakarta dan memudahkan akses terhadap pangan protein hewani," ucap dia.

Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekda Provinsi DKI Jakarta, Suharini Eliawati, menjelaskan komitmen yang ditunjukkan Dharma Jaya melalui penandatanganan Pakta Integritas dan KPI BUMD 2025 merupakan bukti keseriusan perusahaan dalam menjalankan tata kelola yang profesional, transparan, dan akuntabel.

Eli, sapaan akrabnya, menilai strategi tiga pilar yang dijalankan Dharma Jaya adalah formula tepat untuk menjawab tantangan pangan di Jakarta.

Menurutnya, upaya menghadirkan pasokan daging sapi dan ayam melalui kemitraan dengan peternak nasional dan impor strategis, disertai program pangan murah bersubsidi dan bazar murah, menunjukkan keberpihakan pada kebutuhan warga, khususnya masyarakat menengah ke bawah.

Ia mengapresiasi inovasi distribusi Dharma Jaya yang menggabungkan kanal fisik dan digital, mulai dari meat shop, hub channel, pasar tradisional, e-commerce, hingga armada pendingin dan mobil bazar.

“Pendekatan ini memastikan distribusi pangan lebih merata, efisien, dan mudah diakses oleh warga, sekaligus mendukung perekonomian lokal. Pemprov DKI Jakarta akan terus mendukung transformasi Dharma Jaya sebagai perusahaan pangan daerah yang berkelas global,” pungkas dia. ils/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

Berita Terbaru

Antisipasi Gempa Susulan, Misa Digelar di Halaman Gereja

ISPA Jadi Keluhan Terbanyak di Pengungsian Gempa NTT, Posko Kesehatan Disiagakan

Kemarau Panjang, Debit Situ Cileunca Menyusut dan Ganggu Pasokan Air Bersih Bandung Raya

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

Juventus Start Sempurna Raih Tiga Poin! Frosinone Jadi Korban di Pekan Pertama Serie A

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.