Identitas Delapan Pelaku Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya Papua Dikantongi, Aparat Mulai Perburuan

Jumat, 11 Sep 2026, 17:31 WIB

JAYAWIJAYA – Aparat keamanan mulai mengantongi identitas kelompok yang diduga terlibat dalam penembakan tiga pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan. Delapan orang disebut telah teridentifikasi dan kini menjadi sasaran pengejaran aparat.

Informasi mengenai identitas dan ciri-ciri para terduga pelaku diperoleh setelah penyidik memeriksa saksi yang selamat serta melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Ket. Foto: Kedatangan jenazah Nona Wili Mbuik, salah satu korban penembakan KKB di Muliama, Jayapura, Papua, di kampung halamannya, Busalangga, Rote Ndao, Jumat (11/9) — Sumber: Istimewa

Meski demikian, aparat belum membeberkan nama maupun identitas lengkap kedelapan orang tersebut kepada publik. Polisi masih melakukan pengejaran dan pendalaman untuk memastikan keterlibatan masing-masing pihak dalam aksi penembakan.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026 Kombes Pol Yusuf Sutejo mengatakan, keterangan saksi yang selamat menjadi salah satu dasar bagi aparat untuk mengenali kelompok yang diduga melakukan penembakan.

"Dari hasil pendalaman kita, sudah dilakukan pemeriksaan terhadap saksi korban yang selamat dan diambil keterangan di Polres Jayawijaya. Kita sudah mendapatkan ciri-ciri pelaku dan kita sudah kantongi ciri-cirinya. Tim sudah melakukan pengejaran," ujar Yusuf, Kamis (10/9).

Laporan terbaru menyebut terdapat delapan orang yang telah dipetakan sebagai terduga pelaku. Aparat kini berupaya mempersempit ruang gerak kelompok tersebut dan menangkap mereka untuk menjalani proses hukum.

Pengejaran dilakukan setelah petugas mengumpulkan sejumlah bukti dari lokasi kejadian. Dari hasil olah TKP, polisi menemukan tiga selongsong peluru, yakni dua selongsong kaliber 5,56 milimeter yang diduga berasal dari senjata api laras panjang dan satu selongsong kaliber 9 milimeter yang diduga berasal dari senjata api laras pendek. Petugas juga menemukan jejak darah yang diduga berkaitan dengan pelaku.

Untuk mempercepat pencarian, kekuatan aparat di Jayawijaya ditambah. Sekitar 50 personel dari Timika telah digeser ke wilayah tersebut.

"Kami mengimbau agar masyarakat tetap tenang. Operasi Kepolisian Damai Cartenz telah menambah pasukan yang ada di Kabupaten Jayawijaya," kata Yusuf.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026 Irjen Faizal Ramadhani menegaskan penyelidikan masih terus dilakukan dengan menggabungkan hasil olah TKP, keterangan saksi dan barang bukti yang ditemukan di lokasi.

"Penyelidikan dan penyidikan terus kami lakukan untuk mengungkap perkara ini secara terang dan mengidentifikasi pihak yang bertanggung jawab sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku," ujar Faizal.

Sementara itu, masyarakat diminta tidak menyebarkan informasi mengenai identitas terduga pelaku yang belum terverifikasi. Aparat juga membuka ruang bagi masyarakat yang mengetahui keberadaan atau informasi terkait kelompok tersebut untuk melapor kepada kepolisian.

Kasus ini bermula ketika rombongan pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya yang berjumlah 11 orang melakukan perjalanan dari Wamena menuju Distrik Muliama untuk meninjau kegiatan cetak sawah. Dalam perjalanan kembali, rombongan diduga dihadang kelompok bersenjata.

Tiga pegawai yang menjadi korban kemudian tewas dalam penembakan tersebut. Ketiganya yakni Wili Mbuik (25), Aprida Rapi (49), dan Alfonsius Albinus Mehan (35).

Kini, perhatian aparat tertuju pada delapan terduga pelaku yang identitas atau ciri-cirinya telah berhasil dipetakan. Polisi masih memburu mereka dan belum menyatakan proses tersebut sebagai penangkapan, sehingga status kedelapan orang itu tetap sebagai terduga sampai penyidikan membuktikan keterlibatan mereka.

  • penembakan asn jayawijaya

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.