Madiun Terus Utamakan Keperluan Anak dengan Melengkapi Infrastruktur Ramah Anak
Senin, 11 Agu 2025, 02:03 WIBMADIUN â Kota Madiun akan terus sekuat tenaga mempertahankan predikit Kota Layak Anak (KLA). Caranya dengan semakin melengkapi keperluan anak. Pemerintah Kota Madiun, Jawa Timur, membangun infrastruktur ramah anak secara cukup merata.
Ada ruang terbuka hijau (RTH) dan ruang bermain ramah anak (RBRA), guna mewujudkan layanan terbaik bagi kepentingan anak, kata Sekretaris Daerah Kota Madiun Soeko Dwi Handiarto.  "Kantor-kantor pelayanan, termasuk kantor organisasi perangkat daerah, juga menyediakan kelengkapan fasilitas ramah anak," kata dia di Madiun, Minggu.
Kota Madiun berhasil mempertahankan predikat Kota Layak Anak (KLA) kategori utama dua tahun berturut-turut dengan menerima penghargaan sebagai Kota Layak Anak (KLA) 2025 dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA). Predikat KLA utama tahun ini sebagai kedua kali diterima Pemkot Madiun setelah sebelumnya pada tahun 2023.
Ia mengatakan capaian KLA itu selaras dengan program-program Pemkot Madiun mewujudkan "Generasi Emas 2045" di daerah setempat. "Kita kembali memperoleh predikat tertinggi atau utama pada penghargaan KLA. Tentu KLA ini selaras dengan program-program Pemerintah Kota Madiun menuju Generasi Emas 2045," ujar dia.Â
Dia menjelaskan perolehan penghargaan tersebut, bentuk komitmen kuat Pemerintah Kota Madiun untuk terus berupaya memberikan layanan terbaik bagi kepentingan anak, di antaranya dengan membangun infrastruktur fisik maupun non-fisik yang layak dan ramah anak.
Untuk memastikan penyelenggaraan KLA, Kementerian PPPA menerapkan evaluasi secara berlapis. Pemantauan dan evaluasi KLA 2025 merupakan kelanjutan dari proses evaluasi yang telah dilaksanakan pada tahun 2024. Pada tahun 2024, tahapan yang sudah selesai dilaksanakan meliputi evaluasi mandiri oleh pemerintah daerah, verifikasi administrasi oleh pemerintah provinsi, dan peninjauan ulang hasil verifikasi administrasi oleh tim evaluasi pusat.
Pada tahun 2025 dilanjutkan dengan tahapan verifikasi lapangan, baik secara hybrid maupun kunjungan, serta verifikasi final diselenggarakan di 38 provinsi. Meskipun dinobatkan sebagai KLAÂ utama, Soeko menyebut Pemkot Madiun tidak berpuas diri dengan melanjutkan upaya menyempurnakan indikator-indikator layak dan ramah anak di daerah itu.
Pihaknya selalu mengajak semua jajaran OPD dan elemen masyarakat secara aktif menciptakan lingkungan yang ramah anak. Penghargaan KLA kategori utama diserahkan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi kepada Sekretaris Daerah Kota Madiun Soeko Dwi Handiarto di Auditorium KH M Rasjidi Kemenag di Jakarta Pusat pada Jumat (8/8).
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka
Berita Terkait:
-
Akamai Berdayakan Mitra untuk Hadirkan Layanan dan Dukungan
-
Pelni Siapkan Anggaran Rp700 Miliar untuk Pengadaan Tujuh Kapal Baru
-
PT KAI Buka Penjualan Tiket Kereta Angkutan Lebaran 2026 Mulai 25 Januari
-
Oscar Pensiun di Usia 34 Tahun, Masalah Jantung Akhiri Karie
-
Pemerintah Siapkan Anggaran Rp55 Triliun untuk THR ASN 2026
-
Waspada! Potensi Gelombang Tinggi Capai 4 Meter di Perairan Banten
-
Distribusi elpiji 3 kilogram di pelosok Palangka Raya
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.