Sekda: Pemkot Madiun Membangun Infrastruktur Ramah Anak Cukup Merata
Minggu, 10 Agu 2025, 20:27 WIBMADIUN â Pemerintah Kota Madiun, Jawa Timur, membangun infrastruktur ramah anak secara cukup merata di daerah itu, antara lain berupa ruang terbuka hijau (RTH) dan ruang bermain ramah anak (RBRA), guna mewujudkan layanan terbaik bagi kepentingan anak, kata Sekretaris Daerah Kota Madiun, Soeko Dwi Handiarto.
 "Kantor-kantor pelayanan, termasuk kantor organisasi perangkat daerah (OPD), juga menyediakan kelengkapan fasilitas ramah anak," kata dia di Madiun, Minggu (10/8).
Kota Madiun berhasil mempertahankan predikat Kota Layak Anak (KLA) kategori utama dua tahun berturut-turut dengan menerima penghargaan sebagai Kota Layak Anak (KLA) 2025 dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA). Predikat KLA utama tahun ini sebagai kedua kali diterima Pemkot Madiun setelah sebelumnya pada 2023.
Ia mengatakan capaian KLAÂ itu selaras dengan program-program Pemkot Madiun mewujudkan "Generasi Emas 2045" di daerah setempat.
"Kita kembali memperoleh predikat tertinggi atau utama pada penghargaan KLA. Tentu KLA ini selaras dengan program-program Pemerintah Kota Madiun menuju Generasi Emas 2045," ujar dia.Â
Dia menjelaskan perolehan penghargaan tersebut, bentuk komitmen kuat Pemerintah Kota Madiun untuk terus berupaya memberikan layanan terbaik bagi kepentingan anak, di antaranya dengan membangun infrastruktur fisik maupun non-fisik yang layak dan ramah anak.
Untuk memastikan penyelenggaraan KLA, Kementerian PPPA menerapkan evaluasi secara berlapis. Pemantauan dan evaluasi KLA 2025 merupakan kelanjutan dari proses evaluasi yang telah dilaksanakan pada 2024.
Pada 2024, tahapan yang sudah selesai dilaksanakan meliputi evaluasi mandiri oleh pemerintah daerah, verifikasi administrasi oleh pemerintah provinsi, dan peninjauan ulang hasil verifikasi administrasi oleh tim evaluasi pusat.
Pada 2025 dilanjutkan dengan tahapan verifikasi lapangan, baik secara hybrid maupun kunjungan, serta verifikasi final diselenggarakan di 38 provinsi.
Meskipun dinobatkan sebagai KLAÂ utama, Soeko menyebut Pemkot Madiun tidak berpuas diri dengan melanjutkan upaya menyempurnakan indikator-indikator layak dan ramah anak di daerah itu.
Pihaknya selalu mengajak semua jajaran OPD dan elemen masyarakat secara aktif menciptakan lingkungan yang ramah anak.
Penghargaan KLA kategori utama diserahkan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi kepada Sekretaris Daerah Kota Madiun Soeko Dwi Handiarto di Auditorium KH M Rasjidi Kemenag RI di Jakarta Pusat pada Jumat (8/8).
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Waspadai Tanda-tanda Asma pada Anak
-
Gibran Ramaikan Live TikTok Bareng Pekerja Pabrik di Salatiga
-
Barcelona vs Real Betis: Laga Perpisahan Robert Lewandowski di Camp Nou
-
Pastikan Harga Daging Ayam dan Telur di Jogja Aman, Satgas Saber Turun Langsung ke Produsen
-
Legislator Minta Pemprov DKI Evaluasi Penanganan Banjir
-
Kabar Baik! Pemkot Madiun Salurkan BLTD Tahap II 2026 untuk 2.104 KPM
-
Pemkot Madiun Dorong Peningkatan Konsumsi Ikan Warga melalui Program Gemarikan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.