Gorontalo Kolaborasi Kegiatan Edukasi untuk Cegah Stunting
Minggu, 10 Agu 2025, 20:50 WIBGorontalo -- Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo berkolaborasi dengan BKKBN, Pemerintah Kabupaten Bone Bolango dan Baznas pada kegiatan edukasi pencegahan stunting bagi keluarga risiko stunting pasangan usia subur (KRS PUS).
Pelaksana Tugas Sekretaris Dinkes Provinsi Gorontalo Afriyani Katili di Gorontalo, Minggu, mengatakan kegiatan digelar di Kecamatan Suwawa, Kabupaten Bone Bolango tersebut, upaya sinergi antara pemerintah daerah, lintas sektor dan masyarakat dalam memperluas jangkauan pelayanan kesehatan reproduksi.
Kegiatan itu, khususnya upaya percepatan penurunan stunting bagi keluarga dengan risiko tinggi. Keluarga risiko stunting pasangan usia subur (KRS PUS) itu, meliputi terlalu muda, terlalu tua, terlalu banyak anak, dan terlalu dekat jarak kelahiran.
"Kami menitikberatkan pada pentingnya pemahaman 4T (terlalu muda, terlalu tua, terlalu banyak anak, terlalu dekat jarak kelahiran), sebagai faktor risiko yang dapat memengaruhi kesehatan ibu dan anak," katanya.
Pihaknya mengapresiasi kolaborasi yang terjalin dengan BKKBN, Pemerintah Kabupaten Bone Bolango dan Baznas, melalui kegiatan intensifikasi dan integrasi pelayanan keluarga berencana dan kesehatan reproduksi (KBKR) di wilayah khusus, sekaligus sosialisasi pencegahan stunting yang dirangkaikan dengan penyerahan bantuan dari pihak Baznas.
Ia menjelaskan kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mewujudkan generasi sehat, cerdas, dan bebas stunting di Provinsi Gorontalo.
"Pendekatan integrasi seperti ini sangat efektif karena tidak hanya memberikan edukasi kesehatan, tetapi juga dukungan nyata bagi keluarga risiko stunting melalui bantuan dan pendampingan," katanya.
Pada kesempatan itu, Baznas menyalurkan bantuan kepada 100 keluarga penerima manfaat berasal dari 10 desa di Kecamatan Suwawa, sebagai wujud kepedulian sosial membantu pemenuhan gizi dan kebutuhan dasar keluarga risiko stunting.
Kegiatan ini diharapkan meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap kesehatan reproduksi, menekan angka stunting, dan meningkatkan kesejahteraan keluarga di wilayah khusus menjadi semakin membaik.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara, Sujar
Berita Terkait:
-
Banggai Kepulauan Gandeng KKP, Dorong Kesejahteraan Nelayan dan Ekonomi Pesisir
-
Wonderful Indonesia Awards 2026: Ajang Penghargaan bagi Pelaku, Pengelola, dan Pemangku Kepentingan Pariwisata
-
Kemendag: Pemerintah Perkuat Penetrasi Produk Pangan Unggulan di Tiongkok
-
Polres Halmahera Selatan Perkuat Toleransi Beragama dan Antisipasi Hoaks Bentrok Halmahera Tengah
-
Dorong UMKM Naik Kelas, ASDP Ramaikan Inabuyer 2026
-
Terungkap! Real Madrid Sempat Rayu Zidane Sebelum Pilih Arbeloa, Kenapa Ditolak?
-
Tingkat prevalensi stunting di Sulawesi Tenggara
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.