Sistem Manajemen KBBI Kini Sudah Manfaatkan AI
Jumat, 08 Agu 2025, 19:15 WIBJAKARTA - Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa) Kemendikdasmen mengungkapkan bahwa Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) sudah menggunakan sistem manajemen kamus berbasis kecerdasan buatan (AI).
Kepala Badan Bahasa Kemendikdasmen Hafidz Muksin menerangkan, dua tahun belakangan KBBI menggunakan Lexonomy dari Lexicom, khususnya dalam otomatisasi pengumpulan data dan pendefinisian.
âKBBI sudah menggunakan sistem manajemen kamus berbasis AI, terutama pada dua tahun ini, yaitu dengan menggunakan Lexonomy dari Lexicom. AI khususnya digunakan dalam otomatisasi pengumpulan data dan pendefinisian,â kata Hafidz di Jakarta pada Jumat (8/8).
Meski telah menggunakan teknologi AI, lanjutnya, penyusunan hasil akhir KBBI tetap memerlukan pemeriksaan dan penyuntingan dari pekamus, mengingat masih banyak definisi yang kurang tepat.
Oleh karena itu, ia pun menegaskan pemanfaatan AI dalam pengembangan kamus haruslah secara etis dan adaptif sehingga tidak hanya menjadikannya sebagai alat bantu, namun juga medium yang bisa menyebarkan kata-kata positif yang dibangun bersama.
âSistem manajemen kamus memang sangat membantu, tetapi penyuntingan oleh manusia, dalam hal ini pekamus, tetap diperlukan,â ujarnya.
Sebagai informasi, Badan Bahasa Kemendikdasmen pada Kamis (7/8) membuka Seminar Leksikografi Indonesia (SLI) ke-8 dengan mengangkat tema âLeksikografi dan Kecerdasan Artifisialâ sebagai respons atas dinamika baru dalam penyusunan kamus di era digital.
Hafidz menerangkan tema besar SLI tahun ini dielaborasi dalam lima subtema besar, mulai dari kebijakan leksikografi Indonesia, pengembangan sistem manajemen kamus, kamus multilingual, keterkaitan dengan data science, hingga isu-isu terminologi kontemporer.
Ia menambahkan pula SLI tahun ini menjadi bukti bahwa Bahasa Indonesia terus bergerak maju, tidak hanya sebagai alat komunikasi, melainkan juga sebagai medium ilmu pengetahuan, identitas, dan penanda kemajuan bangsa.
- KBBI
- Badan Bahasa
- kecerdasan artifisial (AI)
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
Kongres XVI IPI: Kepala Perpusnas Tegaskan Redifinisi Perpustakaan dan Pustakawan di Era AI
-
Darurat Sampah! Pemkot Banjarmasin Gerakkan 435 Bank Sampah untuk Selamatkan Kota
-
Dunia Benar-benar Gawat, Uni Eropa Siap Perang Lawan Amerika
-
Kemenperin Tekankan Sertifikasi Halal di MBG demi Jaga Kualitas
-
Badan Bahasa dan DWP Kemendikdasmen Gelar Bedah Buku “Kedahsyatan Bahasa”, Perkuat Literasi Pemberdayaan Perempuan
-
Kemenkumham DIY Pastikan Masyarakat Miskin Tak Sendiri Hadapi Masalah Hukum
-
Trump Umumkan Serangan Baru ke Kapal Narkoba, Tiga Orang Tewas
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.