Arsenal Pasang Harga Tinggi, Porto Gagal Boyong Jakub Kiwior

Rabu, 06 Agu 2025, 08:40 WIB

LONDON — Upaya FC Porto untuk merekrut Jakub Kiwior dari Arsenal resmi kandas. Klub asal Portugal tersebut menolak memenuhi banderol 30 juta euroatau sekitar 541 miliar rupiah yang dipasang The Gunners, demikian dilaporkan media Portugal A Bola.

Sejak direkrut dari Spezia padabulan Januari 2023 dengan nilai transfer 19,5 juta euro (sekitar 352 miliar rupiah), Kiwior lebih banyak berperan sebagai pelapis Gabriel Magalhães di jantung pertahanan Arsenal. Duet Gabriel dan William Saliba terbukti sangat solid hingga nyaris tak tergantikan dalam skema Mikel Arteta.

Ket. Foto: Jakub Kiwior — Sumber: AFP

Namun, Kiwior tampil gemilang saat diberi kepercayaan, khususnya di akhir musim lalu ketika Gabriel mengalami cedera hamstring. Bek asal Polandia itu mendapat pujian atas performanya melawan Real Madrid di perempat final Liga Champions, dan kembali masuk starter saat Arsenal kalah 0-1 dari Tottenham dalam laga pramusim di Hong Kong pekan lalu.

Meski begitu, masa depannya di Emirates kembali dipertanyakan menyusul kedatangan Cristhian Mosquera serta pulihnya Gabriel. Arteta diperkirakan akan kembali mengandalkan duet utama Saliba-Gabriel, membuat peluang Kiwior kembali terbatas.

Menurut laporan A Bola, Porto sempat membuka pembicaraan resmi dengan Arsenal, namun langsung mengurungkan niat setelah mendengar nilai transfer yang diminta. Klub yang bermarkas di Estádio do Dragão itu kemudian mengalihkan target ke kompatriot Kiwior, Jan Bednarek, yang ditebus hanya 6,5 juta pound (sekitar 120 miliar rupiah) dari Southampton.

Kiwior, yang masih memiliki sisa kontrak tiga tahun bersama Arsenal, memang tidak masuk daftar pemain yang “tak tersentuh”. Klub siap melepasnya, tetapi hanya jika ada tawaran yang sesuai dengan harga yang telah ditetapkan.

Keputusan ini diyakini berkaitan dengan keinginan Direktur Olahraga Andrea Berta yang baru bergabung, untuk memperoleh keuntungan dari investasi yang sebelumnya dilakukan oleh Edu Gaspar.

Sepanjang musim 2024–2025, Kiwior tampil dalam 68 pertandingan di semua kompetisi dan mencetak tiga gol serta lima assist. Ia memulai 10 pertandingan di Premier League dan delapan laga Liga Champions.

Meskipun tak memiliki ancaman bola mati sekuat Gabriel, Kiwior tampil solid saat menggantikan peran bek Brasil tersebut, membuktikan dirinya pantas mendapat menit bermain lebih banyak.

Dengan Riccardo Calafiori yang rentan cedera dan Mosquera yang masih dalam tahap adaptasi di Inggris, melepas Kiwior bisa dianggap sebagai langkah yang berisiko dari sisi teknis.

Namun, di sisi lain, jika pemain berusia 25 tahun itu merasa layak menjadi starter reguler dan menyuarakan keinginan hengkang demi menit bermain, menjualnya dengan keuntungan bisa menjadi keputusan yang masuk akal secara finansial.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.