Wagub Banten: Zakat Mampu Jaga Stabilitas Sosial dan Ekonomi

Selasa, 05 Agu 2025, 16:20 WIB

Serang -- Wakil Gubernur Banten A Dimyati Natakusumah menilai pentingnya zakat bukan hanya sebagai kewajiban keagamaan, tetapi juga sebagai instrumen untuk menjaga stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat.

Zakat diyakini mampu mengurangi kesenjangan dan mencegah konflik sosial yang dapat memicu kriminalitas.

Ket. Foto: Wakil Gubernur Banten A Dimyati Natakusumah menyalurkan zakat kepada masyarakat bersama Baznas Provinsi Banten di Kabupaten Lebak, Senin (4/8). — Sumber: ANTARA/HO-Pemprov Banten

“Zakat bukan hanya membersihkan harta, tetapi juga menyucikan jiwa dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Secara sosial, zakat dapat mengurangi kesenjangan dan mencegah konflik yang bisa berujung pada kriminalitas,” kata Dimyati dalam keterangannya di Kota Serang, Senin.

Dimyati menghadiri penyaluran bantuan sosial bersama Baznas Provinsi Banten di Pendopo Kabupaten Lebak, Senin pagi.

Ia mengajak masyarakat, khususnya para pelaku usaha, untuk menunaikan zakat sebagai bentuk tanggung jawab sosial. “Saya mengajak seluruh pelaku usaha dan masyarakat untuk menyisihkan 2,5 persen dari pendapatan mereka. Ini bukan hanya kewajiban, tapi bentuk komitmen menjaga harmoni sosial,” ujarnya.

Dimyati menegaskan bahwa semua warga negara berhak atas kebutuhan dasar, seperti pangan, papan, dan pendidikan. “Tidak boleh ada lagi masyarakat yang kurang gizi karena kemiskinan,” kata dia.

Dalam kegiatan tersebut, disalurkan bantuan sosial senilai Rp1,2 miliar. Bantuan mencakup 21 unit rumah layak huni, bantuan untuk mualaf, siswa, dan mahasiswa, pembangunan sarana ibadah dan pendidikan keagamaan, bantuan ekonomi produktif, air bersih, Z-mart, kesehatan dan penanganan stunting, serta bantuan kemanusiaan umum.

Ketua Baznas Provinsi Banten Syibli Syarjaya menyoroti potensi besar zakat di Banten yang mencapai Rp11 triliun per tahun. “Target kami tahun ini sebesar Rp8,5 miliar, dan hingga Juni baru terkumpul Rp5,4 miliar. Kita harus kerja lebih cepat dan cerdas,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah menyoroti kondisi kemiskinan ekstrem yang masih dihadapi daerahnya. “Ada lebih dari 5.600 warga yang hidup dalam kondisi miskin ekstrem, bahkan dengan penghasilan di bawah Rp15.000 per hari. Ini bukan sekadar statistik, tapi soal kemanusiaan,” kata dia.

Amir mengatakan pihaknya tengah mendorong pemberdayaan masyarakat melalui pembukaan 2.000 hektare lahan untuk program Usaha Mandiri Rakyat (UMPR), pengembangan koperasi, dan pelatihan vokasi. “Ada 10 kelompok usaha yang mulai berjalan, mencakup peternakan, perikanan, dan pertanian yang terintegrasi,” ujar dia.

  • Zakat Fitrah

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara, Sujar

Berita Terbaru

Sukhoi TNI AU Tergelincir di Lanud Hasanuddin Hingga Area Rumput Dekat Jalan Makassar-Maros

LRT Jakarta Pasang Tarif Promo Rp5.000! Rute Velodrome-Manggarai Siap Diresmikan

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

KPK Tekankan Pentingnya Penguatan Integritas Kampus usai OTT di Unsoed

Kemenbud Fokus Pulihkan Warisan Budaya dari Desa Adat Sade Pasca Kebakaran 

Ada Apa dengan Rekening Dana Aliansi Masyarakat Pati Bersatu? Polda Metro Jaya Jelaskan

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Parkir Rp60.000 per Jam Bikin Geger, Ini Respons Pramono

Udara Jakarta Terancam Polusi, Pramono Minta Masyarakat Hentikan Kebiasaan Bakar Sampah

Karhutla Makin Serius! Kemenhub Terbitkan 35 Izin Pesawat Asing Bantu Atasi Kebakaran

Bukan Sekadar Diskon! Subsidi Motor Listrik Disebut Bisa Pacu Industri Nasional

Gerak Cepat Atasi Karhutla! Operasi Modifikasi Cuaca Berlanjut, BMKG Kini Bergerak ke Berau

Nasib 193 Pedagang Ikan Kramat Jati Terungkap, Bakal Dipindah ke Lokbin

Bukan Sekadar Kebakaran! Presiden Minta Usut Dugaan Koneksi Pembakar Lahan dan Korporasi

613 PKL Kramat Jati Bakal Dipindahkan, Ini 4 Lokasi yang Disiapkan Pasar Jaya

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.