Unhas Gandeng Pemkot Makassar, Kolaborasi untuk Pembangunan Pulau Terpencil
Selasa, 05 Agu 2025, 20:45 WIBMakassar - Pemerintah Kota Makassar, Sulawesi Selatan memperkuat kolaborasi dengan Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar dalam membangun kota secara inklusif dan berbasis riset, termasuk pembangunan di pulau-pulau.
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin di Makassar, Selasa (5/8), mengatakan, penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Unhas ini bagian dari penguatan kerja sama karena sebelumnya sudah ada banyak kerja sama.
"MoU ini bukan hanya seremoni, tapi bentuk komitmen untuk menjawab persoalan nyata di lapangan, baik di darat dan terutama di kepulauan," ujarnya.
Munafri Arifuddin mengatakan beberapa hal kerja sama yang diperkuat seperti pengembangan sumber daya manusia (SDM), penataan wilayah kepulauan, penanganan banjir, hingga pembangunan infrastruktur strategis di Kota Makassar
"Kami membutuhkan banyak masukan, riset, dan kolaborasi akademik dari Unhas untuk membangun kota ini secara terarah," tambah dia.
Sementara itu, Rektor Unhas Prof Jamaluddin Jompa mengatakan jika Unhas selalu siap menjadi mitra strategis Pemerintah Kota Makassar dalam merumuskan kebijakan berbasis riset dan keberlanjutan.
"Kerja sama ini diharapkan tak hanya berdampak pada pencapaian target pembangunan jangka menengah daerah, tetapi juga mempercepat terwujudnya visi Makassar sebagai kota maju, hijau, dan inklusif, dengan dukungan penuh dari kekuatan akademik," katanya.
Jamaluddin Jompa menegaskan pentingnya mengakselerasi kolaborasi antara Unhas dan Pemerintah Kota Makassar dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan, khususnya di wilayah pesisir dan kepulauan.
Menurut dia, kolaborasi antara institusi akademik dan pemerintah harus benar-benar dioptimalkan, tidak hanya sebatas kedekatan fisik atau pertemuan seremonial.
"Kita Unhas ini secara geografis dekat dengan Pemkot, tapi jangan hanya dekat secara lokasi. Kita harus dekat dalam aksi, kerja nyata, dan solusi bersama," ucapnya.
- Unhas
- pemkot makassar
Redaktur: Andreas Tanjung
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Emas Bangkit! World Gold Council Ramal Tren Positif Usai Anjlok 12%
-
DPR Desak Pemerintah Antisipasi Penutupan Selat Hormuz
-
Kapal Pelni Mogok di Perairan Ternate Karena Mesin Rusak, Identitas Korban Belum Dapat Dipastikan
-
Unhas luncurkan fasilitas sepeda listrik
-
Pensiun dari Sepak Bola, Aaron Ramsey Hadapi Tantangan Baru di London Marathon
-
Veto Tiongkok terhadap Draf Resolusi Hormuz Bantu Redakan Ketegangan Iran
-
Rudy Mas’ud Tegaskan Kaltim Siap Jadi Lumbung Pangan dan Industri Pendukung IKN
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.