McLaren Ingin Segera Menyapu Bersih GP Hungaria

Selasa, 05 Agu 2025, 00:55 WIB

BUDAPEST –  Pembalap Inggris, Lando Norris, menampilkan strategi brilian untuk mengalahkan rekan setimnya, Oscar Piastri, dalam pertarungan ketat Grand Prix Hungaria, Minggu (3/8) malam WIB. Dengan kemenangan ini, selisih poin Norris dari Piastri di klasemen dunia kini hanya sembilan angka.

Balapan di Hungaroring menjadi ajang keunggulan McLaren. Kedua pembalap  McLaren finis 1-2 untuk keempat kalinya secara beruntun. Norris tampil sebagai pemenang setelah beralih dari strategi dua pit stop menjadi satu kali, bertahan dari tekanan Piastri yang lebih cepat dengan ban baru. Dia menang tipis hanya 0,698 detik, mengamankan kemenangan pertamanya di Hungaria sekaligus kemenangan ke-200 McLaren dalam sejarah F1.

Ket. Foto: MotoGp — Sumber: ist

“Saya tidak berencana satu pit, tapi itu jadi satu-satunya cara. Oscar terus menekan saya,” ujar Norris yang mencatat kemenangan kelima musim ini. Piastri, yang memimpin klasemen sejak menang di Australia, mengakui keunggulan Norris. “Itu balapan yang menyenangkan. Lando luar biasa,” ujarnya.

George Russell membawa Mercedes finis ketiga, terpaut 22 detik. Sedangkan Charles Leclerc yang start dari pole harus puas di posisi keempat. Leclerc kembali frustasi terhadap strategi Ferrari, yang membuatnya kehilangan posisi dan akhirnya disalip oleh Piastri dan Russell. Ini menjadi ke-15 kali dalam 16 pole dia menang.

Fernando Alonso finis kelima untuk Aston Martin, diikuti Gabriel Bortoleto (Sauber), Lance Stroll, dan Liam Lawson. Max Verstappen, juara dunia empat kali, kembali kesulitan dan finis kesembilan. Rookie Mercedes Kimi Antonelli mencetak poin pertamanya di posisi sepuluh. Lewis Hamilton hanya finis ke-12 dalam Ferrari, sehari setelah meragukan performanya sendiri.

Balapan berlangsung dalam suhu lintasan 31 derajat Celsius, memberi peluang bagi strategi satu pit. Leclerc memimpin sejak awal, tapi strategi agresif McLaren membalikkan keadaan. Norris memanfaatkan momentum saat Leclerc terpancing 'umpan' strategi dan masuk pit, kehilangan posisi keunggulan.

Piastri sempat menekan keras di lap-lap akhir. Ia mendekat hingga setengah detik, bahkan nyaris menyalip di Tikungan 1 lap 68, namun mengunci ban di lap berikutnya. “Ingat bagaimana kita membalap,” ujar radio tim McLaren menenangkan. McLaren menegaskan dominasinya. Ferrari kembali harus mengevaluasi strategi. Balapan ini tak hanya soal kecepatan, tapi juga ketepatan membaca situasi  dan McLaren membuktikan keduanya. 

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.