Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemprov Jatim & TNI AL Bangun 8.027 Rumah Rutilahu, Wujud Kepedulian untuk Rakyat

📅 Senin, 04 Agu 2025, 19:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemprov Jatim & TNI AL Bangun 8.027 Rumah Rutilahu, Wujud Kepedulian untuk Rakyat Doc: Antara Foto
Ket. Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bersama Bupati Probolinggo M. Haris dan TNI AL membuka program rutilahu di Kabupaten Probolinggo, Senin (4/8/2025).

Program Rumah Tinggal Layak Huni (Rutilahu) yang merupakan kolaborasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur bersama TNI Angkatan Laut (AL) melalui Lantamal V Surabaya mencapai 8.027 rumah.

"Tahun ini sebanyak 300 unit akan direnovasi, yang mana program itu telah konsisten dilakukan selama sepuluh tahun ini menyasar rumah keluarga tidak mampu di empat daerah di Jatim," kata Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa saat memimpin upacara pembukaan renovasi rutilahu di Halaman Kantor Bupati Probolinggo, Senin.

Hingga tahun 2024 sebanyak 7.727 rumah tidak layak huni telah direnovasi oleh tim Lantamal V di area Jatim dan akan ditambahkan sebanyak 300  rumah yang akan direnovasi tahun 2025, sehingga total hingga tahun ini sebanyak 8.027 rumah yang direnovasi.

Sebanyak 300 rumah yang akan direnovasi tersebar di Kabupaten Probolinggo sebanyak 100 unit, di Kota Probolinggo sebanyak 100 unit, di Kabupaten Pasuruan sebanyak 70 unit, dan Kabupaten Magetan sebanyak 30 unit.

"Jika target penyelesaian program itu adalah 90 hari, maka pada bulan November Pemprov Jatim bersama Lantamal V Surabaya akan menyelesaikan 8.027 rumah dari rumah tidak layak huni menjadi rumah tinggal layak huni," tuturnya.

Ia menjelaskan Program Rutilahu bukan hanya wujud upaya nyata dalam pemenuhan kebutuhan hunian dan permukiman yang layak, namun merupakan bentuk komitmen Pemprov Jatim meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Melalui program itu pihaknya ingin memastikan seluruh warga Jatim memiliki tempat tinggal yang layak, akses terhadap fasilitas dasar, dan harapan untuk hidup yang lebih baik.

Program Rutilahu itu memiliki sasaran masyarakat dalam kategori rumah tangga miskin yang berpedoman pada enam indikator kemiskinan dengan detail antara lain lantai rumah masih berupa tanah, dinding rumah terbuat dari bilik bambu/sesek/gedek, tidak memiliki jendela dan ventilasi udara, tanah milik pribadi dan tidak bermasalah, tidak memiliki aset lain selain rumah, dan penghasilan tidak tetap.

"Program renovasi rutilahu selaras dengan kebijakan Presiden Prabowo yang menargetkan lima tahun ini ada tiga juta rumah yang dibangun, baik baru maupun dalam bentuk renovasi," katanya.

Oleh karena itu Gubernur Khofifah optimis menjadikan program penyediaan rumah tinggal layak huni sebagai program prioritas sekaligus respon atas tantangan pembangunan di Jawa Timur, khususnya pada urusan perumahan rakyat dan kawasan permukiman.

Sementara Danlantamal V Surabaya Laksamana Pertama TNI Arya Delano menegaskan Program Rutilahu merupakan bentuk kepedulian nyata TNI AL terhadap masyarakat, khususnya di wilayah pesisir.

“Hari ini merupakan hari yang sangat luar biasa karena Ibu Gubernur Jatim bersama Bupati Probolinggo melaksanakan kerja sama dengan Lantamal V untuk renovasi rumah tidak layak huni,".

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

39 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.