Laga Persija vs Persib Kemungkinan Tak Bisa Digelar di JIS, I.League Siapkan SUGBK Sebagai Opsi

Senin, 04 Agu 2025, 08:00 WIB

JAKARTA – Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, memastikan bahwa pertandingan panas antara Persija Jakarta melawan Persib Bandung dalam lanjutan Super League 2025/2026 tak dapat digelar di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara. Duel klasik bertajuk "El Clasico Indonesia" tersebut sebelumnya dijadwalkan berlangsung pada 10 Mei 2026, di pekan ke-32, dengan Persija bertindak sebagai tuan rumah.

Ferry menuturkan, alasan utama pelarangan penggunaan JIS untuk laga tersebut berkaitan dengan akses keluar-masuk stadion yang dinilai belum memadai untuk mengakomodasi jumlah penonton yang diperkirakan membludak. Ia memperkirakan antusiasme suporter akan mencapai lebih dari 70 ribu orang, sementara kapasitas maksimal JIS dalam kondisi saat ini hanya sekitar 45–50 ribu penonton yang bisa ditampung secara aman.

Ket. Foto: — Sumber: Persija

“Karena kapasitas, juga hospitality untuk loading dan unloading penonton, baik masuk atau keluar JIS,” ujar Ferry saat dikonfirmasi, Selasa (29/7).

Lebih lanjut, Ferry menyebut bahwa pihaknya masih menunggu hasil verifikasi dari Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) untuk menilai kelayakan stadion sebagai tempat pertandingan dengan risiko tinggi. Jika hasil verifikasi menunjukkan JIS belum layak, maka laga tersebut berpotensi dipindahkan ke Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, yang memiliki kapasitas lebih besar dan telah teruji secara keamanan.

“Jika nanti dalam verifikasi oleh Mabes Polri dalam beberapa hari ini memungkinkan, ya pasti akan kita lakukan di sana (JIS). Tapi analisis saya, kemungkinan besar akan dipindah ke SUGBK,” ungkap Ferry.

I.League musim ini akan diikuti oleh 18 tim dan resmi dimulai pada 8 Agustus 2025. Rivalitas antara Persija dan Persib menjadi salah satu laga yang paling dinanti, namun juga paling sensitif dari sisi keamanan. Sejarah panjang gesekan antarsuporter membuat laga ini kerap digelar di tempat netral atau tanpa penonton.

Namun, pada musim ini, Persija sudah terdaftar untuk berkandang di JIS. Jadwal resmi menunjukkan Maung Bandung akan lebih dulu menjamu Persija di pekan ke-17, sementara leg kedua digelar di pekan ke-32. Jadwal tersebut bukan tanpa alasan—Ferry menjelaskan bahwa penyusunan jadwal musim ini memang dirancang agar kompetisi tetap kompetitif hingga akhir musim.

“Kami memang membuat jadwal itu sekompetitif mungkin sampai di ujung pertandingan, dengan tim-tim yang betul-betul akan ketat pada pertandingan-pertandingan di belakang,” jelasnya.

Dengan demikian, kepastian venue pertandingan big match ini kini tinggal menunggu hasil verifikasi Polri. Jika JIS tak memenuhi syarat, maka SUGBK siap menjadi alternatif terbaik untuk menjaga kualitas dan keamanan laga.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.