Kronologi Aksi Gila Penumpang Teriak Ada BOM Bikin Pesawat Lion Air Kacau Balau, Bikin 181 Penumpang Panik!
Senin, 04 Agu 2025, 10:07 WIBJAKARTA - Penerbangan Lion Air rute JakartaâKualanamu nyaris jadi mimpi buruk bagi 181 penumpangnya. Seorang pria berinisial H mendadak mengamuk dan berteriak ada bom di dalam pesawat yang telah siap mengudara.Â
Aksi menggegerkan ini terjadi pada Sabtu (2/8/2025), dan membuat suasana dalam kabin berubah mencekam.
Dalam rekaman video yang beredar luas, pria tersebut tampak naik pitam, memaki awak kabin, bahkan mengancam semua orang di dalam pesawat Lion Air JT-308.Â
Ketegangan memuncak saat ia berulang kali berteriak soal adanya bom, memicu kepanikan di kalangan penumpang, termasuk anak-anak yang menangis histeris.
Menurut pihak Lion Air melalui Corporate Communications Officer, Neni Artauli Sianturi, kejadian ini terjadi ketika pesawat sudah melakukan push back, proses mundur dari apron menuju landasan pacu.Â
Namun karena H tetap bersikeras menyebut ada bom, prosedur darurat langsung dijalankan.
"Karena pernyataan bom itu disampaikan setelah pintu pesawat ditutup dan pesawat mulai bergerak, maka sesuai prosedur keselamatan, pesawat harus return to apron (RTA) untuk pemeriksaan mendalam," jelas Neni.
H pun diturunkan dan diserahkan kepada aparat keamanan, termasuk aviation security, otoritas bandara, PPNS, hingga polisi.Â
Seluruh penumpang lain juga dipaksa turun, dan bagasi serta barang bawaan diperiksa ulang. Beruntung, tidak ditemukan benda mencurigakan setelah pemeriksaan intensif.
Salah satu penumpang, Saut Boang Manalu, mengungkap insiden berlangsung sekitar satu jam penuh. Ia mengaku situasi di dalam kabin sangat kacau, hingga membuat penumpang meminta untuk segera dievakuasi.Â
Anehnya, meskipun diturunkan, pelaku H tetap tenang dan masih terus menyebut adanya bom.
Polisi kini tengah melakukan penyidikan intensif terhadap pelaku. Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta, Kombes Ronald Sipayung, menegaskan pelaku terancam sanksi pidana serius sesuai hukum yang berlaku.
"Penanganan masih berlangsung. Ancaman pidana jelas ada. Kami pastikan insiden seperti ini tidak terulang," ujar Ronald.
Akibat ulah tak bertanggung jawab H, seluruh penumpang harus menunggu hingga pukul 21.55 WIB, dan dipindahkan ke pesawat Boeing 737-900ER PK-LSW setelah sebelumnya berada di Boeing 737-900 MAX PK-LRG.
Perjalanan yang seharusnya berlangsung nyaman berubah jadi mimpi buruk karena satu orang yang main-main dengan kata âbomâ di dunia penerbangan, sesuatu yang tak bisa ditoleransi sedikit pun.
- lion air
- penumpang teriak bom di dalam pesawat
- bom dalam pesawat
Redaktur: Alfina Febriyana
Penulis: Alfina Febriyana
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.