Bancassurance Syariah, Gerbang Baru Inklusi Finansial
Senin, 04 Agu 2025, 00:00 WIBJAKARTA â Ekosistem ekonomi syariah nasional terus diperkuat seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap solusi proteksi keuangan yang sesuai dengan prinsip syariah. Peningkatan kesadaran masyarakat terhadap nilai-nilai keuangan Islam, termasuk transparansi, keadilan, dan kemaslahatan, mendorong pertumbuhan signifikan pada sektor asuransi berbasis syariah.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) dan PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah) bersinergi memperluas inklusi keuangan syariah melalui kemitraan strategis berupa layanan bancassurance. Kemitraan ini hadir di tengah meningkatnya permintaan masyarakat akan solusi proteksi berbasis syariah.
Wakil Presiden Direktur BSI, Bob Tyasika Ananta menyatakan kolaborasi ini sebagai bagian dari komitmen untuk memperkuat ekosistem ekonomi syariah nasional dan mempercepat visi Indonesia Emas 2045. "Sebagai bank syariah terbesar dengan 21 juta nasabah dan lebih dari 1.000 jaringan cabang di seluruh Indonesia, BSI hadir sebagai One Stop Solution bagi kebutuhan masyarakat akan layanan keuangan syariah yang komprehensif, termasuk perlindungan jiwa dan kesehatan berbasis syariah," jelasnya dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Minggu (3/8).
Sementara itu, Presiden Direktur Prudential Syariah, Iskandar Ezzahuddin mengatakan, sejak 2022, pihaknya menyediakan solusi perlindungan berbasis syariah yang komprehensif untuk setiap tahapan dan lapisan masyarakat. Dengan berkolaborasi bersama BSI, lanjutnya, Prudential Syariah berharap dapat memperluas jangkauan layanan kami kepada nasabah bank sekaligus membangun kepercayaan yang lebih kuat dengan masyarakat.
"Kanal bancassurance merupakan salah satu pilar utama dalam mendukung pertumbuhan bisnis baru perusahaan, sejalan dengan meningkatnya permintaan akan perlindungan yang lebih beragam dan selaras dengan prinsip-prinsip syariah," jelasnya.
Kolaborasi ini telah menyediakan kebutuhan perlindungan untuk berbagai tahapan kehidupan, seperti asuransi kesehatan, jiwa, maupun perlindungan dengan proposisi syariah yang kuat seperti perlindungan perjalanan ibadah haji dan umrah, melalui produk PRUSafar.
Kinerja Bertumbuh
Selama tujuh tahun terakhir, total kontribusi tahunan asuransi syariah tumbuh 11 persen per tahun. Namun, masih terdapat kesenjangan yang signifikan dalam akses masyarakat terhadap layanan perlindungan syariah dengan indeks inklusi keuangan syariah hanya 13,41 persen, sementara indeks literasi yang mencapai 43,42 persen.
Bancassurance telah muncul sebagai kanal yang efisien untuk mengatasi kesenjangan ini dan memenuhi kebutuhan perlindungan masyarakat luas. Selain itu, pada semester pertama tahun 2025, kanal distribusi bancassurance berkontribusi sebesar 39 persen dari total pendapatan premi industri asuransi jiwa Indonesia, menjadikannya kanal terbesar yang mendukung pertumbuhan sektor ini.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Haryo Brono
Berita Terkait:
-
Libur Paskah Jumat Ini Ragunan Disebu Wisatawan, Pengelola Imbau Pengunjung Waspada Cuaca Ekstrem
-
Permohonan yang Aneh, Hakim Arsul Heran Pemohon Minta MK Diskualifikasi Calon Tak Menang
-
OJK Ungkap Mayoritas Korban Penipuan Baru Lapor Setelah 12 Jam, Dana Sudah Raib!
-
MPR Harap Masyarakat Terus Tingkatkan Pengetahuan untuk Hadapi Perubahan Iklim
-
Menteri PKP: Pembangunan Rusun Kolaborasi Negara dan Swasta Jadi Solusi Penyediaan Hunian Layak
-
Flairene Candrea Cetak Rekor Renang Nasional
-
Kolaborasi Manusia dan Teknologi AI, Mempermudah Kinerja Keuangan di Masa Depan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.