Mauro Zijlstra Selangkah Lagi Bela Timnas Indonesia

Jumat, 01 Agu 2025, 08:25 WIB

JAKARTA – Penyerang muda keturunan Belanda, Mauro Zijlstra, tinggal selangkah lagi resmi membela Timnas Indonesia. Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, telah menandatangani surat permohonan naturalisasi pemain berusia 20 tahun tersebut.

Tak hanya Zijlstra, tiga pemain keturunan untuk Timnas Putri Indonesia, Isabel Kopp, Isabelle Nottet, dan Pauline van de Pol, juga mendapat restu serupa dari Presiden. Persetujuan ini menjadi langkah penting dalam upaya PSSI memperkuat skuad Garuda di berbagai level kompetisi.

Ket. Foto: Mauro Zijlstra — Sumber: Istimewa

Dengan ditandatanganinya surat tersebut, proses naturalisasi kini berlanjut ke tahap berikutnya. Berkas keempat pemain saat ini berada di tangan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Namun, pembahasan akan dilakukan setelah masa reses berakhir pada Agustus mendatang.

Zijlstra saat ini membela FC Volendam, klub asal Belanda. Musim lalu, ia tampil gemilang di level junior dengan mencetak 17 gol dan empat assist dari 21 pertandingan. Catatan tersebut membuatnya promosi ke skuad utama dan mencatat tujuh penampilan, termasuk satu laga di KNVB Beker dan enam pertandingan di Eerste Divisie, kasta kedua Liga Belanda.

Musim 2025–2026 akan menjadi babak baru dalam karier Zijlstra. Ia resmi dipromosikan ke tim utama FC Volendam yang akan berlaga di Eredivisie, kompetisi tertinggi sepak bola Belanda. Level persaingan yang lebih tinggi ini diharapkan bisa semakin mengasah ketajamannya sebagai penyerang.

Proses naturalisasi Zijlstra menjadi bagian dari strategi jangka panjang PSSI dalam upaya regenerasi skuad nasional, khususnya di lini depan. Saat ini, Timnas Indonesia mengalami krisis striker murni, terlebih setelah Ole Romeny dipastikan absen karena cedera menjelang putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Zijlstra diproyeksikan lebih dulu memperkuat Tim U-23 Indonesia dalam ajang Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 yang akan digelar September mendatang di Sidoarjo, Jawa Timur. Kehadirannya diharapkan mampu menambah daya gedor dan variasi serangan di lini depan skuad Garuda Muda.

Jika mampu tampil konsisten, peluang Zijlstra untuk menembus tim senior tetap terbuka. Namun, PSSI menegaskan bahwa pemain naturalisasi tidak otomatis mendapat tempat di skuad utama. Seleksi akan tetap mengacu pada performa, kebutuhan taktis, dan kompetisi internal di dalam tim.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.