- Home
-
- Megapolitan
-
- Ekspor Jakarta Januari–J...
Ekspor Jakarta Januari–Juni 2025 Naik 43,49 Persen Ditopang Sektor Non-Migas
Jumat, 01 Agu 2025, 15:30 WIBJAKARTA â Nilai ekspor DKI Jakarta pada semester pertama tahun 2025 mengalami lonjakan signifikan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta, ekspor dari ibu kota secara kumulatif mencapai 8,25 miliar dolar AS pada periode Januari hingga Juni 2025, meningkat 43,49 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Kepala BPS DKI Jakarta, Nurul Hasanudin, menyampaikan bahwa pertumbuhan tersebut didorong oleh peningkatan tajam pada sektor non-migas.
âNilai ekspor Jakarta secara kumulatif sejak JanuariâJuni 2025 secara total mencapai 8,25 miliar dolar AS,â ujar Nurul di Jakarta, Jumat (1/8/2025).
Meski kontribusi dari sektor migas justru mencatat penurunan sebesar 7,71 juta dolar AS atau minus 33,29 persen, sektor non-migas berhasil menopang pertumbuhan secara keseluruhan. Kenaikan ekspor non-migas tercatat sebesar 2,50 miliar dolar AS atau tumbuh 43,80 persen dibandingkan semester pertama tahun 2024.
Lonjakan ekspor non-migas sebagian besar berasal dari sektor industri pengolahan yang menyumbang peningkatan sebesar 2,51 miliar dolar AS atau naik 46,10 persen secara tahunan. Nurul menegaskan bahwa industri pengolahan masih menjadi tulang punggung utama ekspor Jakarta karena kontribusinya yang dominan terhadap nilai ekspor daerah.
âSektor industri pengolahan menjadi besaran ekspor Jakarta yang utama. Sektor ini menjadi tumpuan untuk kualitas ekspor Jakarta,â ucap Nurul Hasanudin.
Sementara itu, sektor lain justru mengalami penurunan nilai ekspor selama enam bulan pertama tahun ini. Ekspor dari sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan turun sebesar 4,68 juta dolar AS atau minus 1,72 persen. Penurunan lebih tajam terjadi di sektor pertambangan dan lainnya yang turun sebesar 0,71 juta dolar AS atau minus 94,67 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Dari sisi negara tujuan, Amerika Serikat menjadi negara dengan peningkatan ekspor terbesar dari Jakarta pada periode JanuariâJuni 2025. Nilai ekspor ke Negeri Paman Sam naik sebesar 572,99 juta dolar AS, dengan komoditas alas kaki yang mendominasi peningkatan, mencapai 432,91 juta dolar AS.
Thailand menjadi negara tujuan berikutnya dengan pertumbuhan ekspor signifikan, yakni sebesar 499,45 juta dolar AS. Pertumbuhan ini banyak didorong oleh komoditas logam mulia dan perhiasan, yang mencatat ekspor sebesar 408,81 juta dolar AS ke negara tersebut.
Selain itu, ekspor ke Uni Emirat Arab (UEA) juga mengalami kenaikan sebesar 178,26 juta dolar AS, memperkuat kontribusi terhadap pertumbuhan total ekspor Jakarta. Jepang turut menjadi pasar ekspor penting dengan kenaikan sebesar 98,22 juta dolar AS pada periode yang sama.
Secara keseluruhan, peningkatan ekspor Jakarta pada paruh pertama tahun ini menunjukkan tren pemulihan yang kuat dan didukung oleh permintaan yang solid dari negara-negara tujuan utama. Hal ini sekaligus mengindikasikan potensi pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih baik melalui perdagangan luar negeri.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Trump Sebut Keir Starmer Gagal Besar sebagai Perdana Menteri Inggris dalam Masalah Imigrasi dan Energi
-
Color of Jakarta 2026: Gubernur Pramono Janjikan Transportasi Gratis 5 Hari di HUT 500 Jakarta
-
Pemprov DKI Resmikan LRT Jakarta Velodrome-Manggarai pada Agustus 2026
-
Jakarta IP Market 2026 Resmi Dibuka, Dorong IP Lokal Tembus Global
-
Jakarta Robotic Games Jadi Agenda Tahunan, Gubernur Pramono: Cetak Talenta AI
-
Buka JEFF 2026 di Balai Kota, Gubernur Pramono Anung Terima Rekor MURI
-
Mulai Minggu, Perundingan Teknis AS dan Iran Digelar di Burgenstock Swiss
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.