Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Legislator Usul Bantuan untuk Kebakaran Taman Puring dari Non-APBD

📅 Kamis, 31 Jul 2025, 16:57 WIB | Oleh: Tim Penulis
Legislator Usul Bantuan untuk Kebakaran Taman Puring dari Non-APBD Doc: ANTARA 
Ket. Seorang siswa melihat lokasi bekas kebakaran di Pasar Taman Puring, Kebayoran Baru, Jakarta, Selasa (29/7/2025). Sudin Gulkarmat Jakarta Selatan mencatat sebanyak 552 kios ludes terbakar dengan taksiran kerugian sekitar Rp30 miliar.

JAKARTA – Sekretaris Komisi A DPRD DKI Jakarta, Mujiyono, mengusulkan bantuan untuk para penyintas kebakaran Pasar Taman Puring dengan skema dari non-APBD agar dapat diberikan dengan cepat.

"Pemprov harus hadir untuk pedagang terdampak. Karena ratusan pedagang kehilangan mata pencaharian. Agar bisa cepat sebaiknya dari non-APBD," katanya di Jakarta, Kamis (31/7).

Menurut dia, pendistribusian bantuan dapat sesegera mungkin, apalagi seluruh korban merupakan pedagang yang sehari-harinya berjualan di pasar tersebut.

"Selain itu, juga fleksibel dengan menggandeng Bank Jakarta, Baznas, BUMD, dan sektor swasta melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) untuk memberikan bantuan permodalan tanpa agunan dan tanpa bunga," ujarnya.

Selain itu, lanjut Mujiyono, Pemprov DKI juga perlu mendata pedagang terdampak secara akurat dan transparan, serta menyalurkan bantuan permodalan awal dan peralatan usaha.

"Juga menyediakan tempat relokasi sementara agar pedagang tetap bisa berjualan," katanya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berjanji akan memperbaiki Pasar Taman Puring, Kebayoran Baru, setelah terbakar pada Senin (28/7) malam.

"Memang di sana sudah tiga kali (kebakaran) dan untuk itu kami tentunya tetap akan perbaiki, kami persiapkan," kata dia Selasa (29/7).

Pramono mengatakan, pasar tersebut dibutuhkan rakyat dan karenanya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersiap melakukan perbaikan fasilitas pasar.

"Karena pasar itu adalah pasar rakyat, yang dibutuhkan rakyat setempat dan itu pasar dengan aktivitas masih sangat tinggi. Tetapi tentunya dengan adanya kebakaran ini, kami akan bantu untuk perbaiki fasilitas yang ada," kata dia.

Dinas Gulkarmat DKI Jakarta mengerahkan 35 unit mobil pemadam dengan 118 personel serta bantuan suplai air dari Taman Langsat untuk memadamkan api di Pasar Taman Puring.

Sebanyak 552 unit kios ludes terdampak dari kebakaran di Pasar Taman Puring, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan yang terjadi sejak sekitar pukul 18.00 WIB itu.

Lalu, empat tahanan di Polsek Kebayoran Baru juga dipindahkan ke Polres Metro Jakarta Selatan imbas kebakaran itu.

Meski tak ada korban jiwa, total kerugian materi akibat kebakaran itu diperkirakan mencapai Rp30 miliar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.