KAI Lirik Kerja Sama Perkeretaapian dengan Perusahaan Polandia
Rabu, 30 Jul 2025, 12:13 WIBBANDUNGâ Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Didiek Hartantyo melihat dan sedang mengkaji kerja sama sektor perkeretaapian dengan perusahaan asal Polandia seperti Medcom dan PESA.
"Kami melihat ada potensi kerja sama yang bisa dikembangkan antara perkeretaapian yang ada di Indonesia dengan perusahaan asal Polandia," kata Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero), Didiek Hartantyo, di Bandung, Jawa Barat, Rabu (30/7).
Apalagi, beberapa komponen perkeretaapian di Indonesia sudah menggunakan alat-alat yang diproduksi langsung oleh Medcom, yakni sebuah perusahaan teknologi transportasi yang berbasis di Warsawa, Polandia.
Menurut Didiek, kunjungan beberapa perusahaan transportasi asal Polandia ke Kantor PT KAI bersama Duta Besar Polandia untuk Indonesia dan The Polish Investment and Trade Agency (PAIH) atau Badan Investasi dan Perdagangan Polandia, akan ditindaklanjuti terutama apa saja yang memungkinkan untuk dikerjasamakan.
Didiek juga mengaku kagum dengan perusahaan asal Polandia yang sudah berhasil mengembangkan teknologi kereta cepat.
Bahkan, Polandia melalui PESA sedang menyiapkan kereta api berbahan bakar hidrogen. Dalam waktu dekat perusahaan tersebut segera memiliki transportasi publik yang jauh lebih ramah lingkungan.
"Mungkin ada banyak yang bisa kita kembangkan bersama termasuk trem," ujarnya.
Didiek menilai transportasi umum seperti trem dinilai paling memungkinkan untuk dikembangkan di Indonesia lewat kerja sama kedua negara.
Transportasi yang disuplai tenaga listrik itu dianggap cocok terutama seperti di Kota Bandung, Surabaya dan Semarang.
"Mungkin trem itu bisa dikembangkan dan kita melihat ada potensi untuk kerja samanya," kata dia.
Sementara itu, Director/Head of Foreign Trade Office in Indonesia PAIH Cezary Filipek mengatakan sebelum kemajuan transportasi di Polandia, negara yang berada di jantung Eropa itu juga mengalami kendala atau tantangan polusi udara.
"Dulu kita menghadapi masalah polusi udara, namun dengan banyaknya investasi ekonomi hijau dan transportasi, hal itu bisa kita atasi," kata Cezary.
Saat ini, kata Cezary, Polandia merupakan salah satu bahkan termasuk negara di Benua Eropa yang paling maju dalam hal perkembangan transportasi publik.
Bahkan, dalam waktu dekat salah satu perusahaan perkeretaapian asal Polandia segera meluncurkan kereta api bertenaga hidrogen.
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Mau Puasa Ramadan tapi Lupa Niat, Ini Saran Ulama
-
Pemerintah Pastikan Aktivitas Sosial dan Pembelajaran di Daerah Terdampak Bencana Berangsur Normal, Perbaikan Infrastruktur Dikebut
-
Lagu Anak "Cicak-Cicak di Dinding" dalam Film "Ghost in the Cell", Mengapa Joko Anwar Pilih Tembang Itu?
-
Swiatek dan Gauff Puji Mentalitas Alysa Liu Usai Comeback Sensasional
-
Keren, PTP Nonpetikemas Sabet INSAN PR INDONESIA 2026
-
PT KAI Jakarta: 583 Ribu Tiket Terjual untuk Masa Angkutan Lebaran 2026
-
Koperasi Masuk Lini Kesehatan, Menkop Resmikan Gerai Obat Merah Putih
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.