• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Gelar Batik Nusantara 2025...

Gelar Batik Nusantara 2025: Ketika Warisan Budaya Disulap Jadi Panggung Masa Depan!

Senin, 28 Jul 2025, 09:48 WIB

JAKARTA - Siap-siap Jakarta, karena Gelar Batik Nusantara (GBN) 2025 akan jadi perayaan budaya paling epik tahun ini! 

Digelar mulai 30 Juli hingga 3 Agustus 2025 di Pasaraya Blok M, acara ini bukan sekadar pameran batik biasa, tapi gerakan nasional untuk membangkitkan batik sebagai identitas modern, gaya hidup, dan kebanggaan bangsa.

Ket. Foto: Gelar Batik Nusantara 2025 — Sumber: Istimewa

Mengangkat tema “Bangga Berbatik”, Yayasan Batik Indonesia (YBI) ingin membuka mata publik, terutama Generasi Z, batik bukan hanya peninggalan sejarah, melainkan simbol eksistensi budaya yang adaptif dan relevan dengan dunia digital dan gaya urban masa kini. 

Acara dua tahunan ini kembali dengan format lebih imersif dan interaktif, bukan cuma untuk dilihat, tapi juga untuk dialami secara langsung.

Didukung penuh Toyota Auto2000, GBN 2025 membuktikan sinergi kuat antara industri dan budaya dalam melestarikan kekayaan bangsa. 

YBI yang diakui UNESCO terus membuktikan komitmennya melalui pemberdayaan komunitas batik, inovasi kreatif, dan penghargaan bagi pelaku industri lokal.

Tahun ini, spotlight diberikan pada Batik Merawit khas Cirebon, teknik kuno dengan pola garis super halus yang kini mendapatkan pengakuan Indikasi Geografis (IndiGeo), mewakili kesabaran, keindahan, dan warisan turun-temurun yang tak ternilai.

Salah satu pertunjukan andalan, “Merawit Rasa”, akan membuka GBN 2025 secara megah pada 30 Juli, menampilkan Happy Salma, Prince Poetiray, Dudy Gunawan, dan sederet seniman hebat dalam kolaborasi lintas disiplin seni. 

Ditambah sajian spesial dari Oma Elly, acara ini akan jadi pengalaman yang menyentuh hati sekaligus mengedukasi publik.

Lebih dari 200 booth UMKM batik dan kuliner nusantara akan meramaikan venue, lengkap dengan talkshow, workshop, parade fashion ready-to-wear, dan pertunjukan budaya. 

Instalasi immersive tunnel jadi magnet utama yang akan membawa pengunjung menyelami proses pembuatan batik lewat teknologi multimedia, pengalaman edukatif dan emosional yang tidak boleh dilewatkan.

Sebagai penutup, Fun Run dan Walk akan digelar dengan dua kategori:

1. Fun Walk 5K (donasi Rp 250.000)

2. Fun Run 10K (donasi Rp 450.000)

Dana yang terkumpul akan digunakan untuk memberdayakan UMKM batik binaan YBI.

Puncak semangat pelestarian akan dirayakan pada Hari Batik Nasional (2 Oktober 2025) di Museum Tekstil, menjadikan GBN 2025 sebagai festival budaya lintas generasi yang mengubah cara kita melihat batik, bukan sekadar kain, tapi simbol masa depan Indonesia!

Ayo, berbatik bukan karena kewajiban, tapi karena kebanggaan!

Redaktur: Alfina Febriyana

Penulis: Alfina Febriyana

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.