Ruang Instalasi Farmasi RSUD Pulang Pisau Kebakaran, Kebutuhan Obat Pasien Masih Tercukupi
Minggu, 27 Jul 2025, 17:41 WIBPULANG PISAU - Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pulang Pisau, Kalimantan Tengah (Kalteng) Muliyanto Budihardjo memastikan bahwa kebakaran di ruang instalasi farmasi tidak mengganggu pelayanan pasien.
"Kami ingin masyarakat tenang, kebutuhan obat-obatan pasien tidak terganggu. Depo cadangan di belakang ruang gawat darurat mampu memenuhi kebutuhan obat untuk satu minggu ke depan,â kata Muliyanto di Pulang Pisau, Minggu (27/7).
Muliyanto menegaskan stok obat-obatan masih mencukupi, sehingga pelayanan rumah sakit tetap berjalan normal, dan tidak ada korban dalam insiden kebakaran di ruang instalasi farmasi tersebut.
Dia menyampaikan pihak rumah sakit Kapuas, Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah, serta Dinas Kesehatan Kabupaten siap memberikan dukungan apabila diperlukan.
Terkait penyebab kebakaran, Muliyanto menjelaskan bahwa berdasarkan pengamatan awal dari masyarakat dan pasien yang melihat, diduga sebelum terbakar terdapat sambaran listrik dan suara letupan dari dalam ruangan farmasi.
Letupan ini dimungkinkan dari arus pendek yang percikannya menyambar bahan yang mudah terbakar, seperti alkohol dan bahan lain. Untuk penyebab pasti masih belum bisa dipastikan, karena masih menunggu hasil penyelidikan.
"Dugaan sementara memang karena terjadi arus pendek listrik, tetapi kita belum bisa menyimpulkan sebelum ada hasil resmi dari kepolisian," ujarnya.
Manajemen RSUD Pulang Pisau, kata Muliyanto, juga langsung mengadakan rapat darurat internal bersama tim ahli farmasi guna merumuskan langkah cepat penanganannya.
Muliyanto menegaskan tidak ada pasien yang terdampak akibat insiden tersebut dan semua pasien tetap mendapatkan pelayanan sesuai prosedur.
âTidak ada korban jiwa dalam insiden ini, kami mengutamakan keselamatan seluruh orang di rumah sakit, baik pasien, tenaga medis maupun pengunjung,â katanya.
Muliyanto mengungkapkan kerugian sementara akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai Rp1 miliar-Rp2 miliar. Namun, jumlah pastinya belum dapat dipastikan, karena tim teknis nanti melakukan pendataan dan belum bisa memasuki seluruh area yang terbakar secara menyeluruh.
"Kami belum bisa masuk ke semua bagian ruang farmasi, karena kondisi belum sepenuhnya aman. Tapi, estimasi awal kerugian memang cukup besar, karena menyangkut obat-obatan dan lain-lain," kata Muliyanto.
Bupati Pulang Pisau Ahmad Rifaâi sebelumnya menyampaikan keprihatinannya akibat insiden kebakaran tersebut. Ia mengajak semua pihak untuk lebih waspada dan tidak lalai agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi.
âYang terpenting saya meminta manajemen rumah sakit untuk segera memulihkan pelayanan, terutama memastikan seluruh pasien tetap mendapatkan perawatan yang layak dan seluruh pasien tetap terlayani dengan baik,â demikian Ahmad Rifa'i.
Kebakaran melanda RSUD Pulang Pisau, pada Sabtu (26/7) sekitar pukul 14.30 WIB. Api dengan cepat membakar ruang Instalasi Farmasi, memicu kepanikan di kalangan pasien, staf, dan tenaga medis. Ant
- Kebakaran
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Opik
Berita Terkait:
-
AS Lancarkan Serangan Baru ke Iran, Hantam Situs Rudal di Iran Selatan
-
Kebakaran Hanguskan 30 Rumah di Tanah Tinggi Jakarta Pusat, Seluruh Korban Selamat
-
Wisata Cibodas Kembali Terapkan Tiket Masuk untuk Pengunjung
-
Petaka Tengah Malam: Kandang Terbakar 3.100 Ayam Hangus, Peternak Tulungagung Rugi Ratusan Juta
-
Harga Minyak Merosot Lebih dari 5% Karena Harapan akan Kesepakatan Akhiri Perang Iran
-
Ingin Perang Selesai Total, Iran Sebut Damai dengan AS Harus Berlaku di Semua Lini
-
Rupiah Hari Ini Jebol Rp18.000 per Dolar AS, Alarm Ekonomi Kian Nyaring?
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.