RSUD Cabangbungin Bekasi Raih Predikat Top Finalis Inovasi Layanan Publik Nasional

Minggu, 27 Jul 2025, 02:00 WIB

Kabupaten Bekasi - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cabangbungin di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat berhasil menjadi top finalis inovasi pelayanan publik tingkat nasional dengan mengusung program rumah sakit berorientasi pelayanan atau disingkat 'Rusa Berlian'.

Direktur RSUD Cabangbungin dr. Erni Herdiani menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tersebut sekaligus berharap mampu meraih prestasi terbaik tingkat nasional di ajang yang diselenggarakan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) itu.

Ket. Foto: Kunjungan kerja Wakil Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja (kemeja batik) bersama kepala perangkat daerah terkait dalam rangka meninjau persiapan peningkatan kelas RSUD Cabangbungin menuju Kelas C pada Selasa (22/4) — Sumber: Antara

"Alhamdulillah, bersyukur karena semua kerja keras kami dihargai dan mendapat apresiasi tinggi hingga masuk final kompetisi inovasi pelayanan publik tahun 2025. Untuk sampai ke tingkat nasional pun tidak mudah," katanya di Cikarang, Sabtu (26/7).

Ia mengatakan masuknya RSUD Cabangbungin Kabupaten Bekasi sebagai top finalis tingkat nasional merupakan hasil kolaborasi seluruh elemen, baik internal maupun eksternal rumah sakit.

"Tentu ini juga berkat support yang besar dari Bupati Bekasi, Wakil Bupati dan seluruh perangkat daerah, di antaranya Dinkes, Balitbangda, Ortala, Diskominfo, BKPSDM, Inspektorat dan banyak lainnya yang membantu," ucapnya.

Dirinya menambahkan lebih dari 30 stakeholder juga bekerja sama dengan RSUD Cabangbungin termasuk dari unsur pentahelix, baik akademisi, pelaku bisnis, komunitas hingga media.

Menurut dia masukan dan saran serta kritik membangun dari berbagai pihak sangat berperan penting dalam menyukseskan inovasi Rusa Berlian sehingga turut mendapatkan apresiasi dari KemenPan-RB.

"Kami berupaya untuk memenuhi semua kebutuhan masyarakat terkait layanan rujukan kesehatan. Dengan keterbatasan yang kami miliki, kami tetap bersemangat untuk terus melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya," katanya.

Erni menuturkan inovasi Rusa Berlian lahir karena RSUD Cabangbungin ingin memberi pelayanan publik terbaik di wilayah utara Kabupaten Bekasi yang memiliki akses jauh dari pusat kota.

"Saat saya ditugaskan di RSUD Cabangbungin tahun 2023, saya melihat pemanfaatan rumah sakit ini belum optimal, ditandai tingkat keterisian yang hanya 17,8 persen. Padahal idealnya adalah 60-80 persen. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat belum sepenuhnya memanfaatkan RSUD Cabangbungin dengan baik," ucapnya.

Setelah dianalisa, lanjut dia, didapatkan kesimpulan bahwa RSUD Cabangbungin harus melakukan transformasi pelayanan dengan inovasi sehingga masyarakat mendapat informasi yang cukup tentang layanan dengan lebih meningkatkan kompetensi, kecepatan pelayanan dan memberikan pelayan prima.

"Inovasi Rusa Berlian ini awalnya ada 14 inovasi di bidang manajemen, pelayanan dan penunjang medis. Sekarang sudah berkembang menjadi 17 inovasi dan terus berkembang," katanya.

Beberapa inovasi Rusa Berlian sudah diterapkan di RSUD Cabangbungin sebelum tahun 2023 kemudian direvitalisasi kembali dan ditambah dengan inovasi-inovasi baru yang terintegrasi serta dimonitor secara berkala.

"Dengan brand Rusa Berlian yang sudah terdaftar hak kekayaan Intelektualnya di Kemenkumham, RSUD menginisiasi ini dari mulai pertengahan 2023 dan terus berkembang sampai sekarang," ucapnya.

Dampak nyata turut dirasakan oleh pasien dan masyarakat setelah inovasi ini dijalankan, di antaranya keberadaan pelayanan rujukan kesehatan sudah dapat dirasakan di wilayah utara Kabupaten Bekasi.

Selain itu inovasi ini juga meningkatkan akses layanan kesehatan rujukan karena sudah semakin banyak memiliki layanan unggulan. Para pasien lebih banyak dapat dilayani di RSUD Cabangbungin dan tidak harus selalu dirujuk ke RS lain.

Masyarakat juga mendapatkan layanan lebih cepat, tepat dan efisien karena kompetensi dan pelayanan sempurna terus diupayakan dan ditingkatkan.

"Masyarakat jadi lebih nyaman berobat di RSUD. Ini dapat terlihat dengan semakin meningkat indeks kepuasan masyarakat dari hanya 84,05 di tahun 2022 sekarang sudah 93,07 dengan kategori sangat baik," kata dia.(KR-PRA).

Redaktur: Andreas Tanjung

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.