- Home
-
- Luar Negeri
-
- Iklan “AI” Dorong Pert...
Iklan “AI” Dorong Pertumbuhan Industri Hiburan dan Media Global
Jumat, 25 Jul 2025, 01:00 WIBLONDON - Firma jasa PricewaterhouseCoopers (PwC) baru-baru ini mengatakan bahwa meningkatnya penggunaan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dalam periklanan diperkirakan akan meningkatkan pendapatan industri hiburan dan media global menjadi 3,5 triliun dollar AS pada tahun 2029.
Industri ini diproyeksikan mencatat tingkat pertumbuhan tahunan gabungan sebesar 3,7 persen hingga 2029, ungkap perusahaan konsultan tersebut dalam acara Global Entertainment & Media Outlook 2025-29 pada Kamis (24/7).
Pertumbuhan ini juga akan didukung oleh kategori non-digital seperti acara langsung.
Ketidakpastian ekonomi akibat inflasi dan perubahan kebijakan perdagangan mendorong konsumen untuk mengurangi pengeluaran yang tidak penting, sehingga menekan langganan hiburan, menonton film, dan media digital.
"Saat ini, periklanan muncul sebagai pendorong pertumbuhan pendapatan yang signifikan bagi industri secara keseluruhan," kata PwC.
Format digital, yang menyumbang 72 persen dari total pendapatan iklan pada tahun 2024, akan meningkat menjadi 80 persen pada tahun 2029, dengan teknologi baru termasuk AI dan hiper-personalisasi yang diharapkan dapat mendorong lebih banyak penerimaan pasar akhir, kata laporan itu.
Pendapatan iklan dari televisi terhubung diperkirakan naik menjadi 51 miliar dollar AS pada tahun 2029, didorong oleh keterlibatan digital yang lebih tinggi, kata PwC.
Industri ini juga akan diuntungkan dari pendapatan video game yang kuat, yang diperkirakan akan tumbuh hingga sekitar 300 miliar dollar AS pada tahun 2029.
âAda tekanan ekonomi makro umum tertentu pada individu, keluarga, dan periklanan mulai mensubsidi banyak hal tersebut,â kata Bart Spiegel, pemimpin hiburan dan media global di PwC AS.
âIndustri ini selalu menjadi yang terdepan dalam inovasi teknologi, tetapi perusahaan harus tetap gesit dan proaktif untuk merangkul masa depan dan memuaskan konsumen dalam ekosistem yang menghargai kreativitas dan konten yang disesuaikan," ungkap Spiegel. SB/ST/I-1
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Upacara Terakhir SD Kanisius Babadan Sebelum Libur
-
Pemberdayaan Petani Padi Melalui Pemanfaatan Lahan Kritis
-
Dari A24 Jadi 'AI24'? Kolaborasi dengan Google DeepMind Picu Gelombang Kritik
-
BEI Bidik Startup dan Industri Kreatif Ramaikan Bursa Saham
-
Polsek Imogiri dan Kasihan Intensifkan Patroli Malam, Antisipasi Kejahatan Jalanan di Bantul.
-
Xi Jinping Ingin AI Kuasai Seluruh Medan Perang, Tiongkok Siapkan Mesin Perang Masa Depan
-
Pemprov DKI Jakarta Resmi Pertahankan Insentif Fiskal Kendaraan Listrik Sepanjang 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.