Gubernur Sumut Yakin Kawasan Danau Toba Dapat Kartu Hijau Usai Peninjauan Kembali Geopark Kaldera oleh UNESCO

Jumat, 25 Jul 2025, 13:52 WIB

MEDAN - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution optimistis kawasan Danau Toba mendapat kartu hijau usai revalidasi (peninjauan kembali) Taman Bumi (Geopark) Kaldera Toba mulai 21 Juli 2025 berakhir.

“Mudah-mudahan, optimis. Kita sudah buat kegiatan dari tingkat kabupaten ke provinsi hingga proses pengajuan ke tingkat internasional,” kata Bobby, di Medan, Jumat (25/7).

Ket. Foto: Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution saat menerima tim peninjauan kembali UNESCO. — Sumber: antara foto

Gubernur mengaku, seluruh persiapan revalidasi tim asesor UNESCO (Organisasi Pendidikan, Keilmuan dan Kebudayaan PBB) Geopark Kaldera Toba telah dilakukan dengan progres yang cepat.

Hal itu dilakukan bersinerg dengan semua pihak terkait, mulai Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut, pemerintah daerah se-kawasan Danau Toba, kementerian/lembaga, dan lainnya.

"Karena kita sepakat menjaga alam, menjaga Danau Toba ini, menjaga kehidupan. Menjaga Danau Toba ini, menjaga adat istiadat apa yang sudah diwariskan," ujar Bobby.

Dalam rapat UNESCO Global Geopark di Maroko pada 4-5 September 2023 menyatakan, kawasan Geopark Kaldera Toba mendapat kartu kuning dari UNESCO.

Setelah dua tahun, revalidasi status Geopark Kaldera Toba dilakukan langsung tim asesor UNESCO selama tiga hari di kawasan Danau Toba terhadap tujuh geosite (situs warisan geologi), alam, cagar budaya, dan lainnya di tepian Danau Toba.

"Apa yang sudah diwariskan bukan hanya dari leluhur, tapi menjaga apa yang sudah ditentukan Tuhan kepada umat manusia," tegas Bobby.

Gubernur juga menyebutkan, tim asesor UNESCO Geopark Kaldera Toba memberikan sedikit catatan seusai revalidasi dilakukan sebagai modal menjaga kawasan Danau Toba ke depan.

"Kami berterima kasih sudah diberikan masukan, diberikan catatan pada kami. Ini bukan catatan untuk mendapat penilaian yang baik, tapi catatan agar bisa menjaga alam," kata Bobby pula.

Kepala Badan Pengelola Toba Caldera UNESCO Global Geopark Azizul Kholis mengungkapkan, persiapan revalidasi ini dilakukan dalam waktu cepat dan singkat.

Revalidasi tersebut bisa terwujud karena komitmen semua pihak, terutama Gubernur Sumut Bobby Nasution.

"Tanpa komitmen pemimpin kita, ini tidak terwujud. Karena ini juga menyangkut kemaslahatan orang banyak, pariwisata, dan menyangkut prestasi Sumut untuk dunia," kata Azizul.

Pihaknya menyebutkan bahwa seluruh rekomendasi kawasan Danau Toba telah tercapai, di antaranya penelitian dan usulan geosite baru.

"Inventarisasi warisan alam budaya dan benda beserta keterkaitannya, visibility dan panel informasi, serta keaktifan sebagai anggota Global Geopark Network (GGN)," ujar Azizul lagi.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Sriyono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.