PSSI Sukses Minta AFC Ubah Jadwal Laga Timnas di Putaran Keempat. Berikut Jadwal Barunya

Kamis, 24 Jul 2025, 19:17 WIB

JAKARTA – PSSI sukses melobi Konfederasi Sepak bola Asia (AFC) terkait jadwal pertandingan Timnas dalam babak empat Kualifikasi Piala Dunia. AFC menyepakati pergeseran jadwal pertandingan kedua putaran keempat kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia melawan Irak.

PSSI menyebut, didapatkan juga surat tertulis bahwa slot bermain Timnas Indonesiapukul 20.15 (waktu setempat) untuk laga pertama melawan Arab Saudi.

Ket. Foto: Timnas Indonesia — Sumber: ist

Sedangkan laga kedua pukul 18.30 (waktu setempat) saat melawan Irak. PSSI langsung diskusi internal bersama BTN dan tim kepelatihan. Timnas harus coba bicara secara sportivitas dan memang perlu waktu recovery.

Sebab Timnas adalah salah satu tim yang terbang terjauh dibanding negara Timur Tengah lain. Ada perbedaan waktu juga. Jadi kita kirim surat ke AFC.

Syukurlah AFC merespons dengan baik. Perubahannya, laga kedua menjadi dimundurkan dari 18.30 ke pukul 22.30. Jadi ada waktu cukup buat pemain.

Dengan pergeseran jadwal itu, maka jadwal pertandingan pertama melawan Arab Saudi akan tetap berlangsung 9 Oktober pukul 00.15 WIB.

Sedangkan pertandingan kedua melawan Irak akan berlangsung 12 Oktober pukul 02.30 WIB.

Dalam kesempatan itu, PSSI menegaskan sudah menerima penuh keputusan AFC yang menunjuk Arab Saudi dan Irak sebagai tuan rumah pertandingan-pertandingan putaran keempat kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Tapi yang kita challenge itu pukul 18.00. Juga ada aturan 48 jam recovery. Jika kita lihat jangka waktu terbang, ada beda waktu juga, dan situasi temperatur yang panas. PSSI minta keadilan.

Jadi, PSSI hanya berusaha untuk menggeser jam laga dan bukan hari pertandingan. Ini disesuaikan dengan program FIFA match day. Slot FIFA Matychday cuma 10 hari. Jika biasa diisi dua pertandingan

Sementara itu, Penggemar sepak bola tanah air menunggu hara-harap cemas dengan dua nama calon naturalisasi. Diharapkan dua calon tersebut benar-benar berkualitas sehingga bisa membantu merebut tiket Piala Dunia. PSSI sendiri memastikan proses naturalisasi dua pemain baru tim nasional masih menunggu kelengkapan dokumen resmi. Setelah itu baru diumumkan.

“Kami sedang menunggu surat-surat dari dua pemain ini. Naturalisasi harus dilakukan hati-hati. Kami tidak ingin sembarangan karena prototipe yang sudah ada berhasil bergabung karena cinta pada timnas Indonesia, bukan karena alasan komersial,” demikian keterangan dari PSSI, Kamis.

Sebelumnya, PSSI menyatakan tengah berusaha mendatangkan dua pemain naturalisasi baru. Namun sampai saat ini, tidak membocorkan nama-nama pemain naturalisasi baru tersebut. PSSI belum bisa spill karena suratnya belum masuk. PSSI tidak bisa komentari semua rumor.

Respons dari kedua pemain dan orang tuanya positif, tapi kertasnya belum masuk. Tapi diharapkan prosesnya bersama Mauro Zijlstra bisa diregister Agustus untuk disampaikan ke presiden.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.