PM Ishiba Bantah akan Mundur

Kamis, 24 Jul 2025, 02:45 WIB

TOKYO - Perdana Menteri Jepang, Shigeru Ishiba, pada Rabu (23/7) membantah telah membahas pengunduran dirinya dengan para petinggi partai, seiring spekulasi media tentang masa depannya yang semakin menguat setelah kekalahan telak dalam pemilu akhir pekan lalu.

Spekulasi mencuat setelah koalisi Ishiba kehilangan mayoritas di majelis tinggi dalam pemilu pada Minggu (20/7), hanya beberapa bulan setelah mengalami nasib yang sama di majelis rendah, yang memaksanya masuk ke dalam pemerintahan minoritas.

Ket. Foto: PM Jepang, Shigeru Ishiba, usai memberikan keterangan pers di markas LDP di Tokyo, pada Minggu (20/7) setelah partainya kalah dalam pemilu. Sejumlah media berspekulasi bahwa PM Ishiba berencana untuk segera mundur setelah kekalahan koalisinya pada pemilu. — Sumber: AFP/Franck ROBICHON

Pada Minggu malam, Ishiba bersikeras bahwa ia akan tetap menjabat untuk memenuhi tanggung jawabnya sementara Jepang berupaya menyepakati kesepakatan perdagangan dengan Amerika Serikat (AS) setelah pada Selasa (22/7), Presiden Donald Trump mengumumkan bahwa kesepakatan telah dicapai yang mencakup penurunan tarif dari 25 persen menjadi 15 persen, dan pemotongan tarif otomotif.

Laporan media berita pada Rabu yang mengatakan bahwa Ishiba akan membahas pengunduran dirinya, kemungkinan dalam pertemuan di hari yang sama dengan anggota senior Partai Demokrat Liberal (LDP) yang dipimpinnya.

"Tidak ada diskusi tentang apakah saya harus tetap di sini atau mengundurkan diri. Laporan media menunjukkan bahwa saya pernah berkomentar seperti itu, tetapi saya tidak pernah mengatakan hal seperti itu," kata Ishiba.

"Semua orang (dalam pertemuan itu) merasakan krisis yang kuat, dan kami sepakat bahwa pertikaian internal partai tidak boleh terjadi," kata PM Jepang berusia 68 tahun itu kepada para wartawan.

PM Ishiba pun mengatakan di negaranya tidak boleh terjadi kekosongan politik karena Jepang harus segera merespons tantangan terhadap kebijakannya.

Beberapa media menafsirkan komentarnya sebagai upaya untuk meredam spekulasi bahwa ia akan menyerah, sementara yang lain mengatakan bahwa ia masih berniat untuk segera mundur.

Surat kabar Yomiuri melaporkan bahwa PM Ishiba ingin utusan tarifnya, Ryosei Akazawa, kembali dari Washington DC dan memberikan penjelasan singkat tentang kesepakatan perdagangan AS.

Ia kemudian akan meninjau kalender politik terbaru dan memutuskan kapan akan mengumumkan pengunduran dirinya serta tanggal terakhirnya, lapor Yomiuri, tanpa menyebutkan dari mana sumber beritanya.

Utamakan Jepang

Laporan-laporan ini dan laporan lainnya mengatakan bahwa seruan agar Ishiba mundur semakin keras di dalam LDP sejak hasil pemilihan majelis tinggi pada hari Minggu lalu. Hasilnya adalah penghinaan bagi LDP, yang telah memerintah Jepang hampir tanpa henti sejak 1955.

Para pemilih yang marah terhadap inflasi beralih ke partai lain, terutama Sanseito, yang mengusung slogan anti-globalisasi dan menggaungkan gerakan populis di tempat lain.

Hasil pemilu mengungkapkan bahwa LDP dan mitra juniornya, Komeito, kurang tiga kursi untuk mempertahankan mayoritas. Hal ini terjadi setelah koalisi Ishiba pada Oktober lalu dipaksa membentuk pemerintahan minoritas di majelis rendah yang lebih berkuasa, dalam hasil terburuk LDP dalam 15 tahun.

Ishiba baru memenangkan kepemimpinan partai pada September, dalam upaya kelimanya, untuk menjadi perdana menteri LDP ke-10 sejak tahun 2000.

Setelah bertahun-tahun mengalami stagnasi atau penurunan harga, konsumen di negara dengan ekonomi terbesar keempat di dunia ini telah tertekan oleh inflasi sejak invasi Russia ke Ukraina pada tahun 2022. Hal ini dirasakan terutama terkait harga beras yang telah naik dua kali lipat, sementara kebencian juga masih membara atas skandal pendanaan LDP. AFP/NHK/I-1

  • shigeru ishiba
  • japanese yen

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: AFP

Berita Terbaru

Hasil Liga Spanyol: Mourinho Awali Periode Kedua di Madrid dengan Kemenangan 2-1 Atas Espanyol

Dari yang Paling Horor Hingga yang Mengecewakan: Ranking Enam Film Insidious

Kabut Asap Makin Pekat, Dinkes Palembang Imbau Warga Gunakan Masker

Karang Taruna Nasional Kerahkan Personel Turut Tangani karhutla di Kalbar

Pemain Timnas Indonesia Ole Romeny Kena Kartu Merah, Fortuna Sittard Harus Akui Keunggulan AZ Alkmaar

Pemprov Sumut Dorong Generasi Muda Jadi Penggerak Transformasi Digital

Gelar Bazar Harkop Harnas, Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM ‎

Produk UMKM Lebak Makin Laris! Pemkab Bantu Pasarkan Lewat Bazar

Pacu Daya Saing sebagai Kota Global, Pemprov DKI Dorong Penguatan Ekosistem Musik

12 Film Horor dengan Penggambaran Dunia Paling Mengerikan dan Memikat

Kapal Korea Selatan Tembus Jalur Arktik, Rute Baru Asia-Eropa Pangkas 7.000 Km

Pasar-pasar Sepi Pengunjung, DPRD Banjarmasin Dorong Perlunya Penataan Ulang

Pasar-Pasar di Banjarmasin Makin Sepi? DPRD Minta Segera Ditata Ulang

Prakiraan Cuaca Jakarta Cerah Berawan pada Minggu (23/8), Suhu Capai 26 hingga 31 Derajat Celcius

Cuaca Jakarta Hari Minggu Ini: Cerah Berawan Siang hingga Malam

Hasil Liga Italia: Napoli Awali Musim Serie A dengan Taklukkan Genoa 2-0, De Bruyne Sumbang Gol

Inter Milan Pesta Gol! Monza Dibungkam 4-1 di Laga Pembuka

‘It Ends’: Backrooms Perjalanan di Pedalaman

Hasil Mengejutkan! Tottenham Hotspur Dibantai Brentford 0-3

Wow Fantastis! QRIS Makin Diminati, Pengguna di Sulsel Kini Tembus 1,5 Juta

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.