Kemendikdasmen Pastikan MPLS Ramah 2026 Bebas Perundungan dan Perpeloncoan

Rabu, 15 Jul 2026, 17:10 WIB

JAKARTA – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memastikan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah 2026 berlangsung aman, nyaman, inklusif, serta bebas dari praktik perundungan maupun perpeloncoan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pengawasan langsung ke berbagai sekolah dan penerapan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman (BSAN) sebagai bagian dari upaya menciptakan ekosistem pendidikan yang berpihak kepada peserta didik.

Komitmen tersebut ditinjau langsung oleh Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Riza Ul Haq, saat mengunjungi pelaksanaan MPLS Ramah di SMA Labschool Kebayoran, Jakarta Selatan. Kunjungan itu dilakukan untuk memastikan implementasi Permendikdasmen Nomor 12 Tahun 2026 berjalan sesuai ketentuan sekaligus menjamin hak-hak peserta didik baru selama menjalani masa adaptasi di lingkungan sekolah.

Ket. Foto: Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memastikan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah 2026 berlangsung aman, nyaman, inklusif, serta bebas dari praktik perundungan maupun perpeloncoan. — Sumber: Kemendikdasmen

Di hadapan sekitar 290 peserta didik baru, Fajar menegaskan bahwa sekolah harus menjadi ruang belajar yang aman sekaligus rumah kedua bagi setiap murid. Menurutnya, lingkungan yang ramah dan inklusif akan mendukung perkembangan akademik maupun pembentukan karakter peserta didik sejak hari pertama mereka memasuki jenjang pendidikan menengah.

"Prinsip dasarnya bagaimana sekolah menjadi ekosistem pembelajaran yang ramah, inklusif, dan mendorong pertumbuhan anak secara alamiah. Sekolah harus menjadi rumah kedua bagi anak-anak kita," ujar Fajar.

Ia menambahkan, keberhasilan pelaksanaan MPLS tidak hanya diukur dari pengenalan lingkungan sekolah, tetapi juga dari kemampuan satuan pendidikan membangun budaya positif sejak awal. Penguatan karakter, kepemimpinan, serta penanaman nilai-nilai Pancasila dinilai menjadi bagian penting dalam membentuk peserta didik yang berintegritas dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Fajar juga memberikan apresiasi kepada SMA Labschool Kebayoran yang telah mengintegrasikan pendidikan karakter dan kepemimpinan dalam rangkaian MPLS. Menurutnya, keterlibatan organisasi siswa sebagai pendamping mampu membantu peserta didik baru beradaptasi lebih cepat sekaligus membangun budaya saling menghargai di lingkungan sekolah.

Kepala SMA Labschool Kebayoran, Suparno, menjelaskan rangkaian MPLS berlangsung selama lima hari, mulai dari pra-MPLS pada 10 Juli hingga 17 Juli 2026. Selain memperkenalkan lingkungan sekolah, seluruh kegiatan dirancang untuk menanamkan nilai kebangsaan, ketakwaan, kepemimpinan, serta membangun karakter peserta didik sejak awal masa pendidikan.

"Panitianya bukan hanya guru. Kami juga melibatkan OSIS, MPK, dan Rohis dalam satu kepanitiaan yang berperan sebagai mentor bagi adik kelas," kata Suparno.

Kemendikdasmen menegaskan pengawasan terhadap pelaksanaan MPLS Ramah dilakukan secara berlapis melalui regulasi, sosialisasi, hingga pemantauan langsung ke sekolah-sekolah. Langkah tersebut diambil untuk memastikan tidak ada praktik kekerasan fisik maupun psikologis selama kegiatan berlangsung sehingga seluruh peserta didik dapat menjalani masa pengenalan sekolah dengan rasa aman.

"Kami sudah menerbitkan Permendikdasmen Nomor 12 Tahun 2026, melakukan sosialisasi, dan secara proaktif datang ke sekolah-sekolah untuk memastikan tidak ada pembulian maupun perpeloncoan," tegas Fajar.

Sebagai bentuk transparansi, sekolah juga membagikan buku panduan beserta jadwal lengkap kegiatan MPLS kepada orang tua. Melalui kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan pemerintah, Kemendikdasmen berharap MPLS Ramah 2026 menjadi momentum membangun budaya sekolah yang menghormati hak anak, bebas dari kekerasan, serta mampu melahirkan generasi pelajar yang berkarakter, berdaya saing, dan siap menghadapi perkembangan zaman.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.