- Home
-
- Megapolitan
-
- Program CKG Sekolah di Jak...
Program CKG Sekolah di Jakarta Berkoordinasi dengan Puskesmas
Selasa, 22 Jul 2025, 19:28 WIBJAKARTA - Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) atau Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) bagi pelajar di sekolah di Jakarta dilakukan berkoordinasi dengan Puskesmas termasuk untuk penjadwalannya.
"Puskesmas dan sekolah dapat saling berkoordinasi dalam pelaksanaan PKG, termasuk dalam menentukan waktu pelaksanaan agar dapat menyesuaikan dengan jadwal kegiatan di sekolah maupun Puskesmas," ujar Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati saat dihubungi di Jakarta, Selasa.
CKGÂ di sekolah di Jakarta telah dimulai pada tahun ajaran baru ini, diawali di Sekolah Rakyat Sentra Handayani, Cipayung, pada 9 Juli 2025.
Kemudian di Sekolah Rakyat Sentra Mulya Jaya, Cipayung serta Pusat Pendidikan, Pelatihan, dan Pengembangan Profesi (Pusdiklatbangprof) Margaguna, Cilandak, pada 14 Juli 2025.
Merujuk Kementerian Kesehatan, setelah Sekolah Rakyat, CKG dilanjutkan di sekolah-sekolah yang berada di bawah Kementerian Pendidikan Dasar Menengah (Kemendikasmen), diikuti madrasah pada Agustus 2025.
Ani menyebutkan, pemeriksaan yang dilakukan dengan pengisian kuesioner oleh orang tua/wali murid/pelajar dan pemeriksaan pada hari H sesuai jenjang dan usianya.
Untuk Jenjang SD/sederajat (7-12 tahun) meliputi pemeriksaan meliputi status gizi, tekanan darah, mata, telinga, gigi, kesehatan jiwa, tuberkulosis serta diabetes melitus. Selain itu merokok, kebugaran (kelas 4-6), hepatitis B, kesehatan reproduksi dan riwayat imunisasi (kelas 1).
Lalu, jenjang SMP/sederajat (13-15 tahun), pemeriksaan meliputi status gizi, tekanan darah, mata, telinga, gigi, kesehatan jiwa, tuberkulosis, diabetes melitus, merokok dan kebugaran.
Selanjutnya hepatitis B dan C, kesehatan reproduksi, skrining anemia dan talasemia (kelas 7 dan 9) serta riwayat imunisasi (kelas 9).
Kemudian, jenjang SMA/sederajat (16-17 tahun), pemeriksaan termasuk status gizi, tekanan darah, mata, telinga, gigi, kesehatan jiwa, tuberkulosis, diabetes melitus, merokok dan kebugaran.
Hepatitis B dan C, kesehatan reproduksi, skrining anemia dan talasemia (kelas 10 dan 12).
CKG Sekolah merupakan pembaruan (rebranding) dari skrining kesehatan usia sekolah dan remaja yang telah rutin dilaksanakan untuk usia 7-17 tahun (jenjang SD sampai dengan SMA sederajat) tiap tahun ajaran.
Selain untuk pelajar di sekolah, program ini juga ditujukan untuk anak usia 7-17 tahun yang tidak bersekolah atau tidak mengakses pendidikan formal, dengan total sasaran sebanyak 1.997.082 anak.
"Dengan dilakukannya CKG pada pelajar, dapat diketahui masalah kesehatan pada pelajar sejak dini dan dilakukan tindak lanjut segera sehingga pelajar dapat belajar dengan lebih optimal," ujar Ani.
Adapun penyakit yang umum ditemukan pada pelajar, yakni anemia, gangguan visus (kemampuan mata), karies dan obesitas. Ant
- Program CKG
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Opik
Berita Terkait:
-
Bantuan Darurat Dikirim, Poso Masih Diguncang 10 Gempa Susulan
-
Kebakaran di Cianjur Diduga Dipicu Truk Tangki Pengangkut BBM
-
Penyaluran Bantuan ke Palembayan Agam
-
DPRD Bantul Targetkan 13 Raperda Rampung Jadi Perda pada Tahun Anggaran 2026
-
Tanpa Trump, Para Pemimpin Dunia Berkumpul di KTT APEC untuk Mengatasi Ketidakpastian Perdagangan Global
-
Presiden Prabowo ke Pakistan 8–9 Desember: Bahas MoU Baru di Usia 75 Tahun Hubungan RI-Pakistan
-
Di Ponorogo, Banyak Warga Ingin Ubah Agama di KTP Jadi Penghayat Kepercayaan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.