Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tim Pendamping Koperasi Merah Putih Segera Dibentuk Pemkot Mataram

📅 Senin, 21 Jul 2025, 18:15 WIB | Oleh:
Tim Pendamping Koperasi Merah Putih Segera Dibentuk Pemkot Mataram Doc: ANTARA/HO-Kominfo Mataram
Ket. Tampak belakang, Jajaran pejabat Pemerintah Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, mengikuti zoom peluncuran 80.000 Koperasi Merah Putih (KMP) oleh Presiden Republik Indonesia Jenderal TNI (Purn) H Prabowo Subianto.

MATARAM - Pemerintah Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, segera membentuk tim pendamping Koperasi Merah Putih (KMP) untuk memastikan program berjalan sesuai regulasi dan dana tepat sasaran.

"Selain ada tim pendamping, kami juga akan melakukan audit secara berkala untuk memastikan 50 unit KMP di Mataram berjalan baik sesuai regulasi yang ada," kata Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana di Mataram, Senin.

Hal tersebut disampaikan wali kota seusai mengikuti zoom peluncuran 80.000 KMP oleh Presiden Republik Indonesia Jenderal TNI (Purn) H Prabowo Subianto, bersama jajaran pejabat Pemerintah Kota Mataram di aula Pendopo Wali Kota Mataram.

Untuk masalah teknis, lanjut wali kota, pembentukan tim pendamping tersebut akan dibahas lebih lanjut dengan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait agar tim yang terbentuk juga benar-benar tim yang independen.

Terkait dengan itu, wali kota mengingatkan kepada para pengurus yang diberikan tanggung jawab terhadap pengelolaan KMP bisa betul-betul melaksanakan.

Dengan demikian, anggaran yang akan diberikan pemerintah sekitar Rp1 miliar hingga Rp5 miliar bisa dipertanggungjawabkan sebab dana tersebut merupakan pinjaman lunak yang harus dikembalikan.

"Kami tidak ingin dana tersebut menjadi masalah di belakang hari," katanya.

Sementara Kepala Dinas Perindustrian, Koperasi, dan UKM (Usaha Kecil Menengah) Kota Mataram HM Ramadhani mengatakan, jumlah KMP di Kota Mataram sebanyak 50 unit, atau sesuai dengan jumlah kelurahan di Kota Mataram. "Satu kelurahan satu KMP," katanya.

Untuk saat ini dilakukan penyiapan tempat atau kantor KMP menjadi tugas pemerintah daerah dan sesuai arahan pemerintah bisa menggunakan fasilitas negara atau bangunan negara tidak terpakai.

Karena itu, penggunaan ruang kelas yang tidak dipakai sebagai kantor KMP menjadi satu solusi sementara karena masih ada di beberapa sekolah yang kekurangan siswa sehingga ruang kelas yang ada bisa digunakan sebagai lokasi untuk menjual sembako.

Untuk pemanfaatan ruang sekolah tersebut sudah dilakukan komunikasi dengan Dinas Pendidikan Kota Mataram. Selain itu, sejumlah bangunan layak juga dapat digunakan seperti bangunan Koperasi Unit Desa (KUD) dan lainnya.

Sementara untuk memanfaatkan kantor lurah, kata Dhani, tidak bisa digunakan sebagai kantor KMP sebab kondisi kantor lurah yang ada di Kota Mataram saat ini banyak yang kurang representatif.

"Kondisi kantor lurah di Mataram rata-rata pas-pasan, sehingga dinilai kurang ideal jika KMP di kantor lurah," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
PBB Peringatkan Dampak Luas...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Laga Uji Coba: Spanyol Diimbangi Irak 1-1 Jelang Piala Dunia 2026

Laga Uji Coba: Spanyol Diimbangi Irak 1-1 Jelang Piala Dunia 2026

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.