Hebat, Siswa SD Biak Numfor Sudah Diajari Teknologi Coding dan AI

Minggu, 20 Jul 2025, 15:27 WIB

BIAK -  Pendidikan tingkat dasar memang sangat baik untuk menanamkan pelajar. Untuk itu, Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Biak Numfor, Papua, mulai tahun ajaran ini mengajarkan teknologi coding dan akal imitasi (AI) kepada siswa sekolah dasar (SD).

Kepala Disdik Biak Numfor, Kamaruddin, Minggu, mengatakan teknologi AI adalah kemampuan komputer atau mesin untuk belajar dari data dan melakukan tugas tertentu. Dia dapat meniru seperti manusia.

Ket. Foto: Suasana kelas — Sumber: ist

"Disdik sudah melakukan pelatihan untuk guru pengajar AI dan coding. Juga sarana prasarana penunjang, termasuk komputer dan jaringan internet sekolah," ujar dia. Dia menjelaskan pengenalan AI dan coding pada usia dini agar dapat memberikan banyak manfaat kepada siswa.

Manfaat belajar coding, kata dia, melatih logika dan keterampilan berpikir kritis anak. Dia membantu memahami pola berpikir yang terstruktur dan terorganisasi.

Bahkan, pembelajaran coding dan IA dapat membantu siswa belajar menganalisis masalah, menyusun langkah-langkah solusi (algoritma), dan mengimplementasikan.

Tujuan lain belajar coding, ujar dia, meningkatkan kreativitas dan imajinasi siswa. Selanjutnya untuk menciptakan berbagai proyek digital, seperti animasi, gim sederhana, atau aplikasi interaktif, yang mendorong kreativitas mereka.

Sasaran siswa belajar coding, membangun dasar keterampilan, mengenal digital sejak dini, memberikan fondasi yang kuat bagi siswa menghadapi era digital dan teknologi. "Keterampilan coding siswa juga belajar tentang bahasa pemprograman, algoritma, struktur data, dan sintaks, yang merupakan dasar dari pemrograman untuk masa depan anak karena coding semakin dibutuhkan di berbagai bidang pekerjaan," katanya.

Sementara itu, Dinas Sosial Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan, mengirimkan 30 anak jalanan untuk studi di Semarang selama setahun. Pemkab Jayawijaya telah mengirimkan 20 anak jalanan pada gelombang pertama, Sabtu (21/6) ke Sekolah Misi Tabera Yogyakarta.

Saat ini mengirimkan 30 anak jalanan untuk mengikuti pendidikan di Yayasan Terang Bagi Sejahtera Bangsa Semarang, Minggu. Pelaksana Tugas Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Jayawijaya Indrawati Malino di Wamena, Minggu, mengatakan pengiriman 30 anak saat ini merupakan program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Jayawijaya Atenius Murib-Ronny Elopere.

Ini untuk memberikan kesempatan masa depan lebih baik bagi anak jalanan di daerah ini. “Gelombang pertama lalu telah mengirimkan 20 anak jalanan ke Yogyakarta. Kemudian hari ini kami kembali mengirimkan 30 anak jalanan ke Semarang untuk menjalani pendidikan selama setahun di sana,” katanya.

Sebenarnya, dia menginginkan 50 anak jalanan ini menimba ilmu di Sekolah Misi Tabera Yogyakarta, akan tetapi tempatnya di daerah itu tidak memadai sehingga dipindahkan ke Semarang. “Setelah kami mengantar 20 anak ke Sekolah Misi Tabera Yogyakarta dan dilihat kurang pas ketika digabung semuanya, maka sesuai instruksi pimpinan kami alihkan 30 anak jalanan yang saat ini berangkat ke sekolah Yayasan Terang Bagi Sejahtera Bangsa Semarang,” ujarnya.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

Berita Terbaru

Pertarungan Perebutan Kursi Presiden FIFA Memanas, Ceferin Prediksi Infantino Bakal Dapat Penantang

Review Lioness S3E4: Misi Penyelamatan Gagal yang Paksa CIA Langgar Garis Merah

Hari Berenang Khusus Anak Kulit Hitam di Kolam Renang Berlin Batal setelah Diwarnai Polemik Rasial

Usai Gempa M7,7 NTT: Retakan 100 Meter Muncul di Kawah Gunung Kelimutu

Pengunjung Bromo Diserang Hipotermia, Prajurit Marinir Beri Pertolongan Pertama

Berenang di Danau, Bocah 8 Tahun di Louisiana Meninggal akibat Amuba Pemakan Otak

Dibangun Bersama Guru Disabilitas, Papan Tulis AI Buatan Siswa Bandung Raih Juara Google

Pertamina Lubricants Layani Ganti Oli Gratis untuk 1.000 Pengemudi Ojol

Atas Perintah Presiden Prabowo, Menhut Raja Antoni Turun Langsung Tangani Karhutla Kalbar.

Atasi Kekeringan di Lamongan, PU Normalisasi 1,6 KM Sungai & Kerahkan Pompa

Ekosistem Terbuka Dinilai Penting untuk Memperluas Penerapan Agentic AI

Genjot Literasi Pajak Generasi Muda, IKPI Gelar Lomba Cerdas Cermat Nasional

Rumah Sekunder Makin Terjangkau secara Riil, tetapi Stok Hunian Kian Terbatas

Trump Sebut Iran “Runtuh Total”, AS Siapkan “D-Day Ekonomi” untuk Teheran

81 Miles for Indonesia, XLSmart Hubungkan Negeri lewat 5G dan Semangat Berbagi

Kelola Penuaan Kulit secara Personal dengan Pendekatan Perawatan Berlapis

Yili Tebarkan Keceriaan HUT RI ke-81 kepada 2.000 Anak di Lima Rusun

Gokuniku Resmi Buka di Jakarta, Hadirkan “Japan’s Ultimate Meat Experience”

Pendakian Gunung Sindoro, KPALH Gandawesi Bawa Pesan Jaga Alam.

Lansia Terdampak Gempa Manggarai Jadi Perhatian, Khofifah Dorong Pendampingan Psikososial.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.