- Home
-
- Luar Negeri
-
- Trump Didiagnosis Menderit...
Trump Didiagnosis Menderita Gangguan Aliran Darah ke Jantung
Jumat, 18 Jul 2025, 07:10 WIBWASHINGTON DC - Gedung Putih baru-baru ini mengatakan, Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah didiagnosis dengan "insufisiensi vena kronis" atau gangguan aliran darah dari sejumlah bagian tubuh ke jantung setelah ia diperiksa karena pembengkakan kaki dan memar di tangannya.Â
Berbicara kepada wartawan pada hari Kamis (17/7), juru bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt menyebut penyakit tersebut sebagai "kondisi jinak dan umum" di mana pembuluh darah yang rusak mencegah darah mengalir dengan baik.
Dari Al Jazeera, saat membaca surat dari dokter Trump, Leavitt menambahkan bahwa kondisi tersebut memiliki tingkat yang lebih tinggi âpada individu berusia di atas 70 tahunâ.
Trump yang berusia 79 tahun adalah orang tertua dalam sejarah AS yang menjabat sebagai presiden dan menjadikan pertanyaan mengenai usia mantan Presiden Joe Biden sebagai isu yang menentukan dalam pemilu 2024.
Biden, yang tiga tahun lebih tua dari Trump, kemudian mengundurkan diri dari pencalonan di tengah tekanan dari partainya sendiri, menyerahkan pencalonan Demokrat kepada mantan Wakil Presiden Kamala Harris, yang kalah dari Trump beberapa bulan kemudian. Meskipun demikian, presiden terus menyerang usia dan kebugaran mental Biden.
Pada hari Kamis, Leavitt mengatakan tidak ada âbuktiâ adanya masalah yang lebih serius seperti âtrombosis vena dalam atau penyakit arteriâ.
Dia mengatakan semua hasil tes Trump "berada dalam batas normal" dan dia memiliki "struktur dan fungsi jantung normal, tidak ada tanda-tanda gagal jantung, gangguan ginjal, atau penyakit sistemik".
Juru bicara itu juga menjawab pertanyaan mengenai memar di tangan Trump, yang telah memicu spekulasi daring mengenai kesehatannya.
Leavitt mengatakan memar tersebut "sesuai dengan iritasi jaringan lunak ringan akibat sering berjabat tangan dan penggunaan aspirin, yang dikonsumsi sebagai bagian dari rejimen pencegahan kardiovaskular standar".
Meskipun tidak diwajibkan secara hukum, sudah menjadi praktik umum bagi presiden AS untuk merilis hasil pemeriksaan fisik tahunan dan rincian kesehatan mereka.
Selama kampanye tahun 2015, dokter pribadi Trump, Harold Bornstein, merilis sebuah surat yang menyatakan bahwa ia dapat âmenyatakan dengan tegasâ bahwa Trump âakan menjadi individu paling sehat yang pernah terpilih menjadi presidenâ.
- Penyakit Jantung
- donald trump
Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Donald Trump Ikut Buka Suara! Hukuman Balogun Mendadak Dicabut FIFA Sebelum Babak 16 Besar
-
Indonesia-Prancis Kerja Sama Produksi Kendaraan Taktis, Perkuat Industri Pertahanan
-
Kronologi Pembunuhan Berencana WNA Asal Korsel di Buaran, Bekasi
-
Trump Ancam Pungut Tarif 100 Persen Imbas Pajak Jasa Digital
-
Trump Klaim Investasi Manufaktur AS Capai US$19,2 Triliun, AI Disebut Bakal Menguras Listrik Amerika
-
Tembus Blokade Gaza, Dompet Dhuafa Kemas Daging Kurban Jadi Kalengan untuk Palestina
-
Korsel Desak Trump Pimpin Penyelesaian Damai dengan Korut
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.