Pogacar Terpeleset, Abrahamsen Juara Etape 11
Jumat, 18 Jul 2025, 03:03 WIBTOULOUSE â Pembalap sepeda asal Norwegia Jonas Abrahamsen tampil gemilang dengan menjuarai etape ke-11 Tour de France di Toulouse, Rabu (16/7) waktu setempat. Balapan diwarnai drama jatuhnya Tadej Pogacar menjelang finis.Â
Meski terlempar ke aspal  empat kilometer jelang garis akhir,  juara bertahan asal Slovenia selamat dari cedera serius dan tetap bertahan di posisi kedua klasemen sementara. Insiden tersebut terjadi ketika Pogacar menyentuh roda belakang pembalap lain dan kehilangan kendali.
Dalam suasana penuh sportivitas, dua rival terdekatnya, Jonas Vingegaard dan Remco Evenepoel, memilih memperlambat laju untuk menunggunya kembali ke kelompok terdepan. âSedikit babak belur, tapi saya pernah mengalami hari yang lebih buruk. Saya sangat menghargai gestur mereka. Mungkin saya tak akan bisa menyusul tanpa bantuan itu,â ujar Pogacar.
Pogacar menyebut dirinya sempat panik ketika Tobias Johannessen dari Uno-X memotong lajunya secara tiba-tiba. âSaya akan menghantam trotoar. Untungnya saya hanya lecet,â ucapnya.
Johannessen, rekan setim Abrahamsen, langsung minta maaf secara terbuka. âSaya mencoba mengikuti pergerakan dan ternyata terlalu dekat. Itu kesalahan saya. Semoga Pogacar baik-baik saja,â tulisnya lewat platform X.
Dokter tim UAE, Adrian Rotunno, memastikan Pogacar tidak mengalami cedera serius, hanya memar dan luka gores di lengan dan pinggul kiri. Meski demikian, Pogacar menyadari dampaknya akan terasa  di etape pegunungan berikutnya. âSetelah jatuh, tubuh tak pernah sepenuhnya pulih keesokan harinya. Tapi kami siap menaklukkan Hautacam,â ujarnya menyebut tanjakan utama di etape 12.
Sementara itu, Ben Healy tetap mempertahankan jersey kuning sebagai pemimpin klasemen. Pembalap asal Irlandia itu nyaris terlibat dalam kecelakaan yang menimpa Pogacar. âSaya tak melihat langsung kejadiannya. Sejujurnya saya sedang melihat ke arah lain,â ujarnya.
Healy unggul 29 detik atas Pogacar dan satu menit dari Evenepoel. Namun dengan etape Pyrenees di depan mata, posisi klasemen diprediksi akan berubah. âSaya tak yakin masih mengenakan jersey ini besok malam, tapi akan bertarung sampai akhir,â ucap Healy.
Di luar drama, sorotan utama hari itu tetap milik Jonas Abrahamsen. Pembalap Norwegia itu menang setelah melesat dari kelompok breakaway dan mengalahkan Mauro Schmid dalam duel sprint menegangkan. Mathieu van der Poel finis ketiga, tertinggal tujuh detik.
Abrahamsen juga dinobatkan sebagai pebalap paling agresif hari itu, berkat aksinya sejak awal etape sejauh 156,8 km yang dipenuhi lima tanjakan pendek. Padahal, dua pekan sebelum Tour dimulai, dia sempat mengalami patah tulang selangka.
âTim bekerja luar biasa mempersiapkan tepat waktu. Rasa sakit di kaki, sudah seperti itu sejak remaja,â Â ujar Abrahamsen, yang telah memperkuat Uno-X sejak 2017. Etape ini awalnya diprediksi berakhir dalam adu cepat para sprinter karena bonus 70 poin di klasemen sprint. Namun kecepatan tinggi, ketegangan di akhir lomba, dan kecelakaan Pogacar menjadikan balapan jauh dari kata tenang.
Menjelang akhir pekan, sorotan akan tertuju pada Lenny Martinez yang masih mengenakan jersey polkadot sebagai raja tanjakan. Pembalap muda Prancis itu diharapkan membawa semangat publik tuan rumah saat Tour memasuki kawasan legendaris Pyrenees dengan tanjakan keras dan penonton yang membludak.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka
Berita Terkait:
-
Jadwal Pekan Terakhir Liga Inggris: Pesta Juara Liverpool di Anfield
-
Ben O’Connor Juarai Etape Brutal di Pegunungan Alpen, Pogacar Semakin Dekat ke Gelar Tour de France
-
Pembalap Sepeda Remco Evenepoel Mundur dari Tour de France
-
Tradisi Mendongeng Bangkit Lagi, Cara Sederhana Perkuat Hubungan Emosional
-
Urban Farming untuk Ketahanan Pangan
-
Ketua MPR Kok Jadi Juru Bicara Pemerintah
-
Semoga segera Diwujudkan, Guru Besar UGM: Penanganan PMK di RI Perlu Vaksinasi Menyeluruh
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.