Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Beautiful Malino: Perpaduan Alam dan Budaya yang Memikat di Gowa

📅 Kamis, 17 Jul 2025, 11:50 WIB | Oleh: Tim Penulis

Selanjutnya, ada festival karnaval, peragaan busana, pertunjukandan musik, permainan tradisional, pameran budaya, workshop bambu, Malino Magical Forest, cooking challenge, Malino Fashion Week, lomba menggambar hingga bercerita.

Sejak ajang perdananya di 2017, Beautiful Malino pernah mencapai puncak Top KEN Kemenparekraf, yakni pada 2023, namun perlahan, ajang ini terlempar dari Top 100 KEN, setahun kemudian.

Efek bagi UMKM

Bagi para pelaku usaha mikro, kecil, menengah (UMKM), Beautiful Malino bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan yang hanya untuk mengangkat citra kawasan wisata bunga itu, melainkan ada harapan untuk kehidupan yang lebih baik.

Nisbah, salah satu pemilik kios yang menjajakan menu sederhana, seperti aneka hidangan mi instan, minuman hangat teh, kopi, dan hasil kebun, seperti jagung rebus itu sangat terbantu.

Meski ajang itu hanya berlangsung lima hari, tetapi omzetnya mengalami peningkatan dua kali lipat lebih dari hari-hari sebelumnya.

Untuk seduhan mi instan, misalnya, di hari biasa, dirinya hanya mampu menjual kurang dari 10 dus dan puncaknya, saat akhir pekan habis terjual 10 dus menu sederhana itu. Di ajang itu, kini bisa menghabiskan 60 dus.

Rasa syukur Nisbah juga menjalar ke perajin anyaman, penyedia penginapan, hingga tukang ojek, dan penyewa kuda turut merasakan limpahan rezeki dari geliat budaya yang dibangkitkan kembali oleh pemerintah itu.

Dan inilah yang dimaksud oleh pejabat Pemkab Gowa, saat menyebut kebudayaan harus memberi makan, bukan hanya dikenang.

Lebih dari sekadar angka, Beautiful Malino adalah ruang kontemplasi tentang arah pembangunan daerah. Gowa dengan segala potensi alam dan kearifan lokalnya, sedang menata wajahnya sebagai tujuan wisata berkelas.

Apalagi di kawasan puncak wisata, seperti Malino, promosi yang tepat sasaran bisa menghadirkan lonjakan kunjungan dan memperkuat citra daerah di mata nasional, bahkan internasional.

Salah satu kekuatan terbesar dari ajang ini adalah sinergisitas antara pemerintah dan masyarakat, antara tradisi dan modernitas, antara ikhtiar pelestarian dengan inovasi.

Pelibatan masyarakat lokal sebagai aktor utama, bukan sekadar menjadi penonton di rumah sendiri adalah kekuatan dari ajang ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Otomotif
Audi Segera Luncurkan SUV P...

Piala AFF 2026: Prediksi Line Up Indonesia vs Vietnam,  Herdman Siapkan Formasi Terbaik.

Piala AFF 2026: Prediksi Line Up Indonesia vs Vietnam, Herdman Siapkan Formasi Terbaik.

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.