Apple Kucurkan Rp8 Triliun untuk Pasokan Komponen Magnet Tanah Jarang
Kamis, 17 Jul 2025, 23:33 WIBJAAKRTA - Apple mengumumkan akan menggelontorkan 500 juta dollar AS (sekitar 8,1 triliun rupiah) dalam beberapa tahun ke depan untuk membeli magnet tanah jarang (rare earth) dari perusahaan MP Materials yang berbasis di Amerika Serikat.
Dilansir dari Engadget pada Kamis (17/7), magnet ini merupakan komponen penting dalam berbagai perangkat Apple seperti iPhone, MacBook, dan stylus Apple Pencil.
Apple menjelaskan, magnet buatan perusahaan Amerika Serikat tersebut akan didistribusikan secara global untuk memenuhi permintaan material yang terus meningkat di seluruh dunia.
MP Materials merupakan satu-satunya produsen logam tanah jarang yang terintegrasi penuh di Amerika Serikat. Apple dan MP Materials juga sepakat untuk mengembangkan fasilitas pemrosesan material langka itu di negara bagian Texas, termasuk membangun sejumlah jalur produksi khusus untuk produk Apple.
Ketika selesai, pabrik ini diperkirakan akan menciptakan puluhan lapangan kerja baru di bidang manufaktur teknologi tinggi dan penelitian serta pengembangan (R&D).
âInovasi Amerika adalah inti dari semua yang kami lakukan di Apple, dan kami bangga untuk memperdalam investasi kami di ekonomi Amerika Serikat.. Material tanah jarang sangat penting dalam pengembangan teknologi canggih, dan kemitraan ini akan memperkuat pasokan material penting ini di dalam negeri,â kata CEO Apple Tim Cook.
Tak hanya itu, Apple dan MP Materials juga akan bekerja sama membangun fasilitas daur ulang di California. Kedua perusahaan berkomitmen mengembangkan material magnet baru dan teknologi pemrosesan inovatif guna meningkatkan performa magnet di perangkat elektronik masa depan.
Langkah ini merupakan bagian dari janji investasi Apple sebesar 500 miliar dollar AS di Amerika Serikat dalam empat tahun ke depan, naik dibandingkan komitmen 430 miliar dollar AS yang diumumkan pada 2021. Jika disesuaikan dengan inflasi, angka tersebut nyaris setara.
Apple tercatat sebagai pelopor dalam penggunaan unsur tanah jarang hasil daur ulang untuk perangkat elektronik konsumen. Perusahaan mulai menerapkannya sejak 2019 melalui Taptic Engine pada iPhone 11. Ant
- Logam Tanah jarang
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Opik
Berita Terkait:
-
Pelajar SD di Surabaya Belajar Membuat Tas dari Kaos Bekas
-
Demi Logam Tanah Jarang, Jepang Siap Terjun ke Penambangan Laut Dalam
-
Dorong Wisata Olahraga, Wakil Wali Kota Ungkap Konsistensi Tangerang Bangun "Sport Tourism"
-
Jelang Pertemuan Trump-Xi Jinping, Tiongkok Perketat Aturan Ekspor Tanah Jarang
-
Dana Tambahan Rp10,6 Miliar untuk Monumen Reog Ponorogo
-
Pameran Flona Jakarta 2025 Resmi Dibuka
-
BPBD Lombok Timur Masih Tetapkan Status Siaga Darurat Kekeringan Meski Hujan Turun
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.