Pendaki di Gunung Lemongan Selamat Usai 18 Jam Hilang

Rabu, 16 Jul 2025, 17:58 WIB

LUMAJANG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang menyebutkan seorang pendaki M. Aldy Laksmana (16), siswa kelas XI SMK Negeri Tekung yang melakukan pendakian di Gunung Lemongan, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur ditemukan selamat setelah 18 jam dikabarkan hilang karena tersesat.

"Aldy ditemukan dalam keadaan lemas di sisi jurang sekitar 1 kilometer dari jalur utama," kata Petugas Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Lumajang Dwi Nurcahyo dalam keterangan tertulis yang diterima di kabupaten setempat, Rabu.

Ket. Foto: Arsip foto: Pendaki yang dilaporkan hilang M. Aldy Laksmana ditemukan selamat di Gunung Lemongan, Senin (14/7). — Sumber: ANTARA/HO-BPBD Lumajang

Korban dilaporkan hilang saat melakukan pendakian pulang-pergi dalam sehari di Gunung Lemongan bersama dua rekannya, Hakiki Fano Ramadhan (SMKN 2 Lumajang) dan M. Johan (SMP Ibnusina) tanpa pendampingan orang dewasa pada Minggu (13/7).

Setelah berhasil mencapai puncak, Aldy dilaporkan linglung dan tiba-tiba berlari kembali ke arah atas saat dalam perjalanan turun, kemudian teman-temannya hanya menemukan tas dan jaket miliknya, lalu melapor ke petugas pos pendakian sekitar pukul 14:00 WIB.

"Tim gabungan dari TRC BPBD, Tagana Dinsos P3A, babinsa, dan relawan lainnya langsung menyusun pencarian. Evakuasi baru dilakukan pada Senin (14/7) pagi karena medan gelap dan minim penerangan," tuturnya.

Pencarian juga dibantu laporan seorang pendaki yang mendengar suara teriakan manusia, sehingga tim melakukan pencarian hingga menemukan korban dalam kondisi lemas di sisi jurang sekitar 1 kilometer dari jalur utama.

"Evakuasi dilakukan secara manual dan korban langsung dibawa ke Pos Laskar Hijau untuk pemeriksaan medis oleh PSC 119. Setelah dinyatakan stabil, ia dipulangkan kepada keluarganya," katanya.

Atas insiden itu, BPBD Lumajang menegaskan pentingnya edukasi keselamatan bagi pelajar dan pendaki pemula yang hendak melakukan pendakian ke gunung.

"Meskipun terlihat mudah, namun pendakian tetap menyimpan banyak potensi bahaya. Anak-anak dan remaja perlu dibekali pengetahuan dasar pendakian, termasuk navigasi, etika alam, dan pemahaman terhadap risiko tersesat, dehidrasi, maupun panik," ujarnya.

Dwi menjelaskan BPBD Lumajang akan berkoordinasi dengan sekolah, perangkat desa, dan pengelola wisata agar setiap pendakian pelajar wajib terdaftar dan mendapat briefing keselamatan. Hal itu bukan untuk membatasi, tetapi demi mencegah kejadian yang bisa membahayakan nyawa.

"Dari kejadian ini, BPBD berharap masyarakat tidak hanya melihat sisi dramatisnya, tetapi mengambil pelajaran berharga bahwa keselamatan adalah tanggung jawab bersama, dan edukasi adalah alat pencegah paling kuat dalam aktivitas alam terbuka," katanya.

  • jawa timur
  • bpbd
  • kabupaten lumajang
  • pendaki
  • gunung lemongan

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Alfred, Antara

Berita Terbaru

Budi Doremi Rilis Lagu Baru "Cinta Sendiri", Ajak Pendengar untuk Move On

Jaga Tradisi 5 Abad Kota Banjarmasin, Pemkot Gelar Festival Karya Tari

Peringati HUT RI, Polda Metro Jaya Fasilitasi Perpanjangan SIM Gratis Ribuan Pengemudi Ojol

IQAir: Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat Pagi Ini, Kelima Terburuk di Dunia

Kebakaran Melanda Kampung Adat Sade di Lombok Tengah, Rumah Suku Sasak Hangus Terbakar

Tim Bola Voli Putri Indonesia Bungkam Kazakstan, Revans Terbayar

Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia

Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU

Karhutla di Jambi Terus Meningkat, Perusahaan Migas Petrochina Jabung Bantu Padamkan

Liga Inggris: Manchester United Tersungkur di Kandang Hull, Tottenham Dipermalukan Brentford

Serie A Italia: Inter dan Napoli Awali Musim 2026-27 dengan Kemenangan, De Bruyne Jadi Pembeda

Bayern Taklukkan Dortmund 2-1 dan Rebut Piala Super Jerman

La Liga Spanyol: Carlos Espi Jadi Penentu, Real Madrid Menang Dramatis di Markas Espanyol

Pemerintah Kota Jambi Dorong Tirta Mayang Tingkatkan Kualitas Air

Tarif Retribusi Turun! Pedagang Pasar Ajibarang Gelar Tasyakuran

Koperasi Harus Bangkit! Fokus Kembangkan Bisnis Jadi Kunci Kemajuan

Jember Pecahkan Rekor MURI Lagi! 867 Ancak dan Gunungan Suwar-Suwir Jadi Sorotan

Film "Oki & Nirmala", bawa Kembali Kenangan Pembaca Majalah Bobo ke Negeri Dongeng

Kerugian Besar Bangsa, Rumah Adat Sade Terbakar

Malang Resmi Jadi Kota Kreatif! Menteri Ekraf Beri Syarat Penting: Wajib Buka Lapangan Kerja

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.